Agar Niat Diet Tidak Gagal, Jangan Dekati 10 Jenis Makanan Ini!

0

Seruni.id – Liburan atau saat Long weekend itu membuat bahagia. Namun, naiknya berat badan setelah libur sering sekali dialami banyak orang. Setelah libur usai maka saatnya kembali menjalankan diet dengan mengindari makanan berikut.

Libur biasanya identik dengan kenaikan berat badan karena dihari libur kita bersama keluarga dan kumpul bersama teman yang biasanya tidak ketinggalan juga hidangan yang mengugah selera makan. Jadi untuk yang baru saja ingin memulai diet setelah liburan ini usai ada 10 jenis makanan yang perlu dihindari.

1. Makanan Manis

Berbagai jenis makanan manis mengandung kalori dan lemak yang tinggi seperti gula, coklat, donat, manisan buah dan es krim. Semua itu adalah makanan yang banyak orang sukai dan jika merupakan penggemar dari makanan manis cobalah menggantinya dengan makanan manis rendah kalori atau yang lebih sehat yaitu makanan manis dari buah-buahan.

2. Pemanis Buatan

Kebanyakan orang yang sedang menjalankan diet mengganti gula pasir dengan pemanis buatan dengan alasan untuk mempercepat penurunan berat badan. Pada kenyataannya substansi dalam pemanis buatan malah memicu kenaikan berat badan loh. Maka akan lebih baik jika mengkontrol konsumsi gula, bukan menggantinya dengan pemanis buatan.

3. Bumbu Salad

Salad adalah makanan sehat dan menjadi makanan favorit bagi orang-orang yang diet. Namun, harus hati-hati terkadang bumbu salad. Bumbu salad mengandung lemak dan kalori tinggi. Lebih baik mencoba membuat dressing sendiri dengan vinegar atau minyak zaitun yang tentunya jauh lebih menyehatkan untuk tubuh dan rendah lemak serta rendah kalorinya.

4. Saus Tomat

Kebanyakan orang menyangka bahwa saus tomat terbuat dari buah tomat saja tetapi sebenarnya pembuatannya saus tomat ditambahkan substansi seperti garam, gula, dan pengawet. Ini bukan hanya buruk untuk diet tetapi saus tomat juga dapat memicu tingginya kadar gula. Jadi lebih baik membuat saus tomat sendiri di rumah saja ya.

5. Roti Tawar

Roti tawar tergolong ke dalam makanan dengan indeks glikemik yang tinggi. Apalagi dengan menambahkan coklat dan selai ke dalamnya pastinya akan memicu kenaikan berat badan.

6. Gorengan

Gorengan memang camilan yang lezat, gurih, dan murah. Gorengan menjadi cemilan favorit bagi banyak orang. Akan tetapi, perlu diingat, jenis makanan gorengan mengandung kalori tinggi sehingga lemak akan menumpuk dalam tubuh. Ketika menjalani program diet ganti makanan yang digoreng dengan direbus.

7. Mie instan

Hindari mengonsumsi mie instan ketika kamu sedang menjalani program diet. Mie instant kaya akan kabohidrat tetapi rendah nutrisi. Proses pembuatan mie instan menjadikannya sebagai pemicu naiknya berat badan.

8. Hati Ayam

Jeroan ayam adalah bagian yang mengandung banyak lemak. Dalam 1 ons hati ayam yang telah dimasak ada sekitar 50 kalori dan 2 gram lemak.

9. Jus Kemasan

Jangan terkecoh dengan kata buah pada kemasan. Jus kemasan tidak terbuat murni dari buah-buahan sehat melainkan juga mengandung kadar gula yang tinggi, pewarna dan pengawet. Apabila tidak memiliki waktu untuk membuat jus sendiri di rumah, carilah jus dengan teknik pengolahan cold-pressed dan pastikan jus tersebut tidak menggunakan tambahan gula, pengawet, dan air.

10. Nasi Putih

Nasi merupakan makanan wajib bagi orang Indonesia dan rasanya sulit untuk tidak mengonsumsi nasi ketika makan. Namun, nasi putih mengandung karbohidrat sederhana yang mudah diproses tubuh menjadi energi. Akan tetapi karbohidrat jenis ini akan menghasilkan kadar gula yang tinggi. Jika kamu ingin diet kamu berjalan sukses maka ganti nasi putih dengan nasi merah agar kadar gula kamu tidak melonjak tinggi.

LEAVE A REPLY