Inilah 17 Fakta Tentang Anak Pertama

0
1233
gambar via: RockingMama

Menjadi anak pertama, katanya memiliki keunikan dan kelebihan tersendiri lho. Karena ia lahir lebih dulu daripada adik-adiknya, menjadikan anak pertama memiliki beberapa fakta tentang sifat dan sikapnya. Berikut ini adalah beberapa fakta tentang anak pertama.

1. Sayang Sama Adik-Adiknya

Sudah sewajarnya sih anak pertama sayang sama adik-adiknya. Meskipun sesekali anak pertama tampak lebih egois serta sering nyuruh-nyuruh adik-adiknya, tetap saja anak pertama mempunyai rasa sayang pada adik-adiknya. Memang kita jarang melihat sang kakak secara langsung mengungkapkan sayangnya pada sang adik, namun perasaan sayang mereka diungkapkan tidak sebatas kata-kata saja, rasa sayang mereka diungkapkan dengan kepedulian mereka dengan caramembantu sang adik. gambar via: RockingMama

Sudah sewajarnya sih anak pertama sayang sama adik-adiknya. Meskipun sesekali anak pertama tampak lebih egois serta sering nyuruh-nyuruh adik-adiknya, tetap saja anak pertama mempunyai rasa sayang pada adik-adiknya. Memang kita jarang melihat sang kakak secara langsung mengungkapkan sayangnya pada sang adik, namun perasaan sayang mereka diungkapkan tidak sebatas kata-kata saja, rasa sayang mereka diungkapkan dengan kepedulian mereka dengan caramembantu sang adik.

2. Anak Pertama Dilahirkan Untuk Belajar

Anak pertama umumnya mempunyai pengetahuan serta pengalaman yang lebih banyak bila dibanding dengan saudara-saudaranya. Ia akan banyak mengahadapi suatu tantangan bahkan juga cobaan yang mengharuskannya melalui kerikil-kerikil tajam di jalan kehidupannya. Anak pertama akan banyak belajar dari pengalaman hidupnya, lalu ia akan mengajarkan pengalamannya pada adik-adiknya agar tak mengalami hal yang sama dengan dirinya. gambar via: Hello Sehat

Anak pertama umumnya mempunyai pengetahuan serta pengalaman yang lebih banyak bila dibanding dengan saudara-saudaranya. Ia akan banyak mengahadapi suatu tantangan bahkan juga cobaan yang mengharuskannya melalui kerikil-kerikil tajam di jalan kehidupannya. Anak pertama akan banyak belajar dari pengalaman hidupnya, lalu ia akan mengajarkan pengalamannya pada adik-adiknya agar tak mengalami hal yang sama dengan dirinya.

Di dalam keluarga, anak pertama lebih terlihat pintar di banding adik-adiknya, hal ini karena anak pertama merupakan seorang pembelajar alami, mereka terlahir pertama dan terbiasa dengan belajar secara otodidak atau mandiri.

Kelebihan sifat yang dimiliki anak pertama itu akan lebih berkembang lagi jika kedua orangtua ikut serta dalam mendampingi serta mengarahkan anak pertama pada hal-hal yang lebih positif. Percayalah sesungguhnya ada potensi luar biasa yang ada di dalam dirinya, hanya perlu untuk memunculkannya.

3. Pemimpin Alami

Anak pertama merupakan anak yang terdidik sebagai seorang pemimpin, di sadari atau tidak di dalam kehidupannya, anak pertama adalah panutan untuk adik-adiknya. Jiwa kepemimpinan anak pertama muncul karena terbiasa dengan tanggung jawab, misalnya ketika anak pertama diminta oleh orangtua untuk menjaga serta mengawasi adik-adiknya. Oleh karena itu, umumnya seorang anak pertama di dalam suatu komunitas atau perkumpulan akan terlihat menonjol dalam kelompok itu, jiwa kepemimpinannya secara otomatis akan ada pada dirinya. gambar via: Rubik – Okezone

Anak pertama merupakan anak yang terdidik sebagai seorang pemimpin, di sadari atau tidak di dalam kehidupannya, anak pertama adalah panutan untuk adik-adiknya. Jiwa kepemimpinan anak pertama muncul karena terbiasa dengan tanggung jawab, misalnya ketika anak pertama diminta oleh orangtua untuk menjaga serta mengawasi adik-adiknya. Oleh karena itu, umumnya seorang anak pertama di dalam suatu komunitas atau perkumpulan akan terlihat menonjol dalam kelompok itu, jiwa kepemimpinannya secara otomatis akan ada pada dirinya.

Seorang anak pertama merupakan anak yang mempunyai potensi besar untuk menjadi pemimpin yang hebat, oleh karenanya perhatian serta peran orangtua sangat berpengaruh sekali. Bila kedua orangtua dapat memberi contoh, memberi pelajaran dan adanya komunikasi yang baik, seorang anak pertama dapat menjadi orang yang mandiri, bermanfaat untuk masyarakat sekitar, negara serta agama.

4. Memiliki Sifat Baik

Bila kita perhatikan dengan cermat, jarang kita jumpai anak pertama yang berperilaku nakal. Umumnya inilah yang terjadi, anak pertama merupakan anak yang memiliki perilaku lebih sopan serta perhatian bila dibanding dengan adik-adiknya. Hal semacam ini karena anak pertama lebih sering melakukan interaksi pada kedua orangtua sebelum mengambil tindakan. Baginya, setiap apa yang akan ia perbuat nanti akan di contoh oleh adik-adiknya. gambar via: EdisiRakyat.com

Bila kita perhatikan dengan cermat, jarang kita jumpai anak pertama yang berperilaku nakal. Umumnya inilah yang terjadi, anak pertama merupakan anak yang memiliki perilaku lebih sopan serta perhatian bila dibanding dengan adik-adiknya.

Hal semacam ini karena anak pertama lebih sering melakukan interaksi pada kedua orangtua sebelum mengambil tindakan. Baginya, setiap apa yang akan ia perbuat nanti akan di contoh oleh adik-adiknya.

Bila kita menemui seorang anak memiliki sifat nakal, hal semacam itu karena kurangnya perhatian serta kasih sayang dari kedua orang tuanya. Kenakalan ini muncul karena sesungguhnya si anak ingin diperhatikan oleh orang tuanya. Di tambah lagi, anak pertama kadang-kadang menjadi korban untuk disalahkan oleh orang tuanya karena kenakalan adiknya, serta lain-lainnya. Hal semacam ini tentunya merupakan hal yang sangat tak baik dilakukan oleh orangtua.

Anak pertama memang bertanggungjawab atas perbuatan yang dilakukan adik-adiknya, walau demikian orangtualah yang sangat berperan dalam hal ini. Menjadikan pelajaran pada anak pertama agar menjadi kakak yang lebih dewasa serta bijaksana.

Ketika anak pertama tumbuh menjadi pribadi yang dewasa akan membuat sifat kasih sayangnya semakin besar dalam hatinya. Hal semacam ini yang membuat sifat anak pertama menjadi baik dan disenangi banyak orang. Dari kebiasaan baik itu, anak pertama akan tumbuh menjadi manusia yang baik pula di lingkungan sosial serta masyarakat.

5. Anak Pertama Itu Perhatian

Sifat anak pertama yang mempunyai rasa perhatian besar ini dapat dikarenakan adanya rasa tanggung jawab pada adik-adiknya. Karena sebab tersebut, anak pertama dapat memberi suatu perhatian yang lebih pada orang lain. Selain itu, sifat perhatian yang tinggi membuat anak pertama lebih mudah untuk mengerti perasaan orang lain di sekelilingnya. Anak pertama juga akan mudah mengerti karena mempunyai sifat perhatian yang tinggi. gampang via: Allianz Indonesia

Sifat anak pertama yang mempunyai rasa perhatian besar ini dapat dikarenakan adanya rasa tanggung jawab pada adik-adiknya. Karena sebab tersebut, anak pertama dapat memberi suatu perhatian yang lebih pada orang lain. Selain itu, sifat perhatian yang tinggi membuat anak pertama lebih mudah untuk mengerti perasaan orang lain di sekelilingnya. Anak pertama juga akan mudah mengerti karena mempunyai sifat perhatian yang tinggi.

6. Anak Pertama Bertanggung Jawab Tetapi Mudah Stress

Anak pertama merupakan anak yang dilahirkan menjadi orang-orang yang bertanggung jawab, bahkan juga sifat tanggung jawab itu tidaklah hanya untuk dirinya sendiri, namun juga untuk adik-adiknya. Orangtua yang baik merupakan orangtua yang memberi pelajaran pada anak pertama mengenai sifat tanggung jawab, terkadang tanggung jawab yang dimiliki anak pertama menjadikan ia ingin melakukan setiap tugasnya dengan sempurna, sehingga umumnya rentan akan stress. gambar via: Intisari Online

Anak pertama merupakan anak yang dilahirkan menjadi orang-orang yang bertanggung jawab, bahkan juga sifat tanggung jawab itu tidaklah hanya untuk dirinya sendiri, namun juga untuk adik-adiknya. Orangtua yang baik merupakan orangtua yang memberi pelajaran pada anak pertama mengenai sifat tanggung jawab, terkadang tanggung jawab yang dimiliki anak pertama menjadikan ia ingin melakukan setiap tugasnya dengan sempurna, sehingga umumnya rentan akan stress.

Solusi pada sifat anak pertama yang mudah stress adalah dengan memberi anak pertama sebuah dukungan secara moral pada dirinya. Selain itu, anak pertama juga sangat membutuhkan seorang yang dapat diajak berdiskusi untuk memecahkan seluruh permasalahan yang dihadapi dalam kehidupannya.

Dengan banyaknya tantangan yang dihadapi anak pertama, serta dukungan moral dan komunikasi yang baik dari kedua orangtua. Anak pertama akan menjadi manusia yang lebih bisa beradaptasi dalam kondisi apapun.

7. Anak Pertama Mempunyai Kreatifitas Tinggi

Mungkin sebagian dari kalian akan menyangkal mengenai pernyataan kalau anak pertama itu mempunyai kreatifitas yang tinggi, karena kreatifitas itu tak ada hubungannya dengan urutan kelahiran, serta siapapun bisa saja kreatif. Memang benar, walau demikian anak pertama tumbuh serta terdidik untuk menjadi seorang yang kreatif, ia terbiasa memikirkan segala sesuatu kehidupan yang ia jalani. Anak pertama terbiasa dengan beragam permasalahan yang ia hadapi sejak kecil. gambar via: Takbir Ramadhan – blogger

Mungkin sebagian dari kalian akan menyangkal mengenai pernyataan kalau anak pertama itu mempunyai kreatifitas yang tinggi, karena kreatifitas itu tak ada hubungannya dengan urutan kelahiran, serta siapapun bisa saja kreatif. Memang benar, walau demikian anak pertama tumbuh serta terdidik untuk menjadi seorang yang kreatif, ia terbiasa memikirkan segala sesuatu kehidupan yang ia jalani. Anak pertama terbiasa dengan beragam permasalahan yang ia hadapi sejak kecil.

Bila diperhatikan secara cermat, kreatifitas seorang kakak sebagai anak pertama akan tampak lebih bila dibanding dengan saudara-saudaranya. Begitu juga bila di dalam lingkungan sosial secara umum, seorang anak pertama akan tampak mempunyai kreatifitas yang tinggi daripada anak yang lain.

8. Egois, Keras Kepala namun Care

Anak pertama itu tentunya lahir duluan, maka ia memperoleh limpahan kasih sayang serta terlalu dimanja oleh kedua orangtua. Terkadang hal semacam ini yang membuat anak itu jadi sedikit egois serta keras kepala. Namun sudah pasti sikap ini perlahan akan hilang disaat anak itu beranjak dewasa, apalagi bila perempuan. Walau dia keras kepala ketika dinasehati, namun mempunyai rasa peduli yang tinggi. gambar via: Hipwee

Anak pertama itu tentunya lahir duluan, maka ia memperoleh limpahan kasih sayang serta terlalu dimanja oleh kedua orangtua. Terkadang hal semacam ini yang membuat anak itu jadi sedikit egois serta keras kepala.

Namun sudah pasti sikap ini perlahan akan hilang disaat anak itu beranjak dewasa, apalagi bila perempuan. Walau dia keras kepala ketika dinasehati, namun mempunyai rasa peduli yang tinggi. Walau tampak salah, dia akan lebih peduli ke orang-orang yang disayanginya. Ketika ia mulai berkembang menjadi dewasa, rasa egoisnya akan ia sadari serta memulai belajar untuk memahami perasaan orang lain, di dalam hal prinsip anak pertama yang konsisten serta teguh dengan pendiriannya.

9. Ketika Ngambek, Anak Pertama Akan Cenderung Diam

Anak pertama akan lebih memilih untuk diam ketika ia ngambek atau ada suatu hal yang membuatnya kesal, daripada lelah berbicara. Terlebih bila si sulung ini adalah seorang perempuan. Hal semacam ini dirasa akan lebih menenangkan hatinya, diam sejenak untuk menenangkan hati serta pikiran. Namun tenang, diamnya tidak akan lama kok, di balik diamnya, masih tersimpan kasih sayang yang begitu dahsyat. gambar via: google.com

Anak pertama akan lebih memilih untuk diam ketika ia ngambek atau ada suatu hal yang membuatnya kesal, daripada lelah berbicara. Terlebih bila si sulung ini adalah seorang perempuan. Hal semacam ini dirasa akan lebih menenangkan hatinya, diam sejenak untuk menenangkan hati serta pikiran. Namun tenang, diamnya tidak akan lama kok, di balik diamnya, masih tersimpan kasih sayang yang begitu dahsyat.

10. Penyayang

Di dalam hidupnya, keluarga merupakan segalanya. Ibu, Ayah dan adik-adiknya adalah sosok yang sangat ia cintai. Dalam setiap langkah yang akan ia ambil selalu memikirkan faktor keluarga. Anak pertama mempunyai adik serta harus menjadi panutan, ia harus juga memberi contoh pada adik-adiknya untuk berbakti dan mencintai ibu serta ayah, ia terlahir untuk berjuang serta membahagiakan orang-orang yang ia cintai. Ini yang membuat anak pertama menjadi penyayang serta sulit melupakan orang yang dia sayang. gambar via: Intisari Online

Di dalam hidupnya, keluarga merupakan segalanya. Ibu, Ayah dan adik-adiknya adalah sosok yang sangat ia cintai. Dalam setiap langkah yang akan ia ambil selalu memikirkan faktor keluarga. Anak pertama mempunyai adik serta harus menjadi panutan, ia harus juga memberi contoh pada adik-adiknya untuk berbakti dan mencintai ibu serta ayah, ia terlahir untuk berjuang serta membahagiakan orang-orang yang ia cintai. Ini yang membuat anak pertama menjadi penyayang serta sulit melupakan orang yang dia sayang.

11. Bijaksana

Ini merupakan sifat dasar anak pertama, dewasa serta mempunyai banyak ilmu. Ia akan dapat memberi saran yang bijak untuk adik-adiknya, serta sering kali anak pertama bertindak sebagai konsultan serta bahkan seorang konselor untuk adik-adiknya. Di dalam kehidupan sosial, kebijaksaan yang tumbuh dari sifat anak pertama ini banyak juga membantu orang lain. Dalam satu kelompok bila terjadi konflik, sering kali anak pertama dapat untuk menjadi penengah dari suatu permasalahan. gambar via: Shaklee Semenyih

Ini merupakan sifat dasar anak pertama, dewasa serta mempunyai banyak ilmu. Ia akan dapat memberi saran yang bijak untuk adik-adiknya, serta sering kali anak pertama bertindak sebagai konsultan serta bahkan seorang konselor untuk adik-adiknya.

Di dalam kehidupan sosial, kebijaksaan yang tumbuh dari sifat anak pertama ini banyak juga membantu orang lain. Dalam satu kelompok bila terjadi konflik, sering kali anak pertama dapat untuk menjadi penengah dari suatu permasalahan.

12. Paling Rajin Serta Suka Menolong

Menjadi anak tertua otomatis tanggung jawab yang diberikan orangtua semakin besar, inilah yang membuat si sulung menjadi paling rajin di antara saudara-saudaranya. Kebiasaan baik ini umumnya akan terbawa ketika si sulung hidup di masyarakat. Karena terbiasa dengan tanggung jawab serta kedewasaannya akan menjadikan ia menjadi orang yang peduli pada lingkungan serta suka membantu sesama yang membutuhkan bantuannya. gambar via: Vebma.com

Menjadi anak tertua otomatis tanggung jawab yang diberikan orangtua semakin besar, inilah yang membuat si sulung menjadi paling rajin di antara saudara-saudaranya. Kebiasaan baik ini umumnya akan terbawa ketika si sulung hidup di masyarakat.

Karena terbiasa dengan tanggung jawab serta kedewasaannya akan menjadikan ia menjadi orang yang peduli pada lingkungan serta suka membantu sesama yang membutuhkan bantuannya.

13. Selalu Menjadi Andalan Banyak Orang

Karena sikapnya yang telah terbiasa bertangggung jawab, panggilan jiwanya akan lebih tampak saat hidup bermasyarakat. Anak pertama selalu memperoleh pelajaran hidup sedari kecil. Karena biasa diberi tanggung jawab serta bisa menyelesaikan dengan baik, sifat kedewasaannya akan lebih menonjol dibanding saudara-saudaranya. Bila banyak orang yang lebih percaya kepadanya daripada adiknya, itu karena sisi kedewasaan serta pengalaman dalam kehidupannya sendiri. gambar via: Hype

Karena sikapnya yang telah terbiasa bertangggung jawab, panggilan jiwanya akan lebih tampak saat hidup bermasyarakat. Anak pertama selalu memperoleh pelajaran hidup sedari kecil.

Karena biasa diberi tanggung jawab serta bisa menyelesaikan dengan baik, sifat kedewasaannya akan lebih menonjol dibanding saudara-saudaranya. Bila banyak orang yang lebih percaya kepadanya daripada adiknya, itu karena sisi kedewasaan serta pengalaman dalam kehidupannya sendiri.

14. Santun Serta Dewasa

Anak pertama mempunyai sifat santun di dalam dirinya, ia telah terlatih dalam berbagai permasalahan hidup. Saat ada perdebataan dengan adik-adiknya, ia akan berlaku dewasa serta cenderung mengalah. Saat hidup bersosial, seorang anak pertama akan mudah serta dapat berhadapan dengan orang lain. Ia dapat berinteraksi serta berkomunikasi lebih baik dibanding yang lain. gambar via: RockingMama

Anak pertama mempunyai sifat santun di dalam dirinya, ia telah terlatih dalam berbagai permasalahan hidup. Saat ada perdebataan dengan adik-adiknya, ia akan berlaku dewasa serta cenderung mengalah.

Saat hidup bersosial, seorang anak pertama akan mudah serta dapat berhadapan dengan orang lain. Ia dapat berinteraksi serta berkomunikasi lebih baik dibanding yang lain.

15. Melankolis

Setangguh apapun seorang anak pertama, ternyata ia sebenarnya hatinya juga lembut, bahkan ia juga bisa mengangis ketika suatu hal yang buruk menimpa orang tersayangnya. Tetapi hal semacam ini tidak ada yang tau, karena ia akan mengangis pada situasi aman yang tidak ada orang lain tau. gambar via: dailywomen.co.id

Setangguh apapun seorang anak pertama, ternyata ia sebenarnya hatinya juga lembut, bahkan ia juga bisa mengangis ketika suatu hal yang buruk menimpa orang tersayangnya. Tetapi hal semacam ini tidak ada yang tau, karena ia akan mengangis pada situasi aman yang tidak ada orang lain tau.

16. Lemah Dalam Percintaan

Bila kita perhatikan secara detail, si sulung kadang kalah gesit daripada adik-adiknya. Entah mengapa, cinta memang sulit buat si sulung, sulit mempelajari cinta katanya. Hal ini bukanlah karena si sulung tak bisa, ia sangat fokus ke target masa depan serta keluarga yang ia cintai. Kalau urusan cinta belakangan saja deh. gambar via: RockingMama

Bila kita perhatikan secara detail, si sulung kadang kalah gesit daripada adik-adiknya. Entah mengapa, cinta memang sulit buat si sulung, sulit mempelajari cinta katanya. Hal ini bukanlah karena si sulung tak bisa, ia sangat fokus ke target masa depan serta keluarga yang ia cintai. Kalau urusan cinta belakangan saja deh.

17. Anak Yang Paling Dinanti Orangtua

Anak pertama merupakan anak yang sangat dinanti-nantikan oleh keluarga, terlebih ketika si sulung merantau jauh, keluarga di rumah akan merasa hampa tanpa ada hadirnya si sulung. Dapat dibayangkan begitu besarnya perhatian, kasih sayang, serta kemudahan toleransi yang akan didapatkan. Bisa jadi setiap hari ada hal baru. Ketika lahir si adik, anak pertama juga memperoleh pembelajaran mengenai berbagi, mengalah, berkorban, serta memimpin, karena tidak jarang orangtua menuntut anak sulung untuk mengalah. gambar via: WordPress.com

Anak pertama merupakan anak yang sangat dinanti-nantikan oleh keluarga, terlebih ketika si sulung merantau jauh, keluarga di rumah akan merasa hampa tanpa ada hadirnya si sulung. Dapat dibayangkan begitu besarnya perhatian, kasih sayang, serta kemudahan toleransi yang akan didapatkan.

Bisa jadi setiap hari ada hal baru. Ketika lahir si adik, anak pertama juga memperoleh pembelajaran mengenai berbagi, mengalah, berkorban, serta memimpin, karena tidak jarang orangtua menuntut anak sulung untuk mengalah.

Baca juga: Kuda Arab, Kuda Perang Yang Cerdas dan Berani

loading...

LEAVE A REPLY