Kalau Kamu Mengalami 5 Gejala ini, Bisa Jadi Kamu Terkena Infeksi Sinus, lho!

0

Seruni – Gejala infeksi sinus seringkali tumpang tindih dengan gejala penyakit lain seperti alergi dan flu, sehingga sulit untuk membedakan satu dengan yang lainnya. Pilek dan hidung gatal, tersumbat, lelah, sulit tidur, demam, dan dahak adalah gejala umum sinus yang sering tertukar dengan gejala penyakit lain. Tapi, ada beberapa gejala yang unik yang dapat membantu Anda memastikan, apakah yang Anda derita adalah infeksi bakteri sinus yang biasanya perlu diobati dengan antibiotik, atau bukan.

Related image
nasional.kompas.com

Infeksi sinus biasanya disebabkan oleh virus seperti pilek atau flu. Virus ini kemudian membentuk lendir tebal di saluran napas atas. “Kemudian bakteri tumbuh di lendir atau mukosa itu. Begitulah cara virus berubah menjadi infeksi bakteri,” kata Erich Voigt, M.D., direktur divisi THT di NYU Langone Medical Center.

Sebelum memberikan obat-obatan, biasanya dokter akan mengonfirmasi gejala dan mengambil contoh mukosa (lendir) sinus Anda untuk pemeriksaan bakteri. Kabar baiknya adalah bahwa infeksi sinus dapat ditangani dengan cukup mudah dengan antibiotik.

Jadi bagaimana Anda bisa tahu bahwa gejala yang Anda rasakan adalah infeksi sinus? Berikut adalah gejala khasnya:

Gejala Flu Lebih dari Seminggu

Image result for flu
fivestaruc.com

Biasanya infeksi sinus dimulai sebagai gejala seperti flu klasik, seperti hidung tersumbat, demam, tenggorokan gatal, merasa lelah,” kata Voigt. Biasanya, gejala flu akan reda dalam tiga sampai lima hari dan setidaknya di hari ke tujuh, Anda akan membaik. Tapi jika tidak, atau gejala semakin parah, kemungkinan itu infeksi bakteri.

Warna Ingus Berubah dan Jumlahnya Berlebihan

Image result for flu
healthline.com

Ketika infeksi sinus berkembang, hidung tersumbat menjadi lebih parah dan produksi lendir semakin aktif. Selain itu, warna lendir juga mungkin akan berubah menjadi lebih pekat, kata Voigt.

Post-nasal Drip

Related image
sharecare.com

Produksi lendir berlebihan berarti juga berarti Anda mungkin mengalami post-nasal drip. Hal ini terjadi ketika lendir menumpuk di belakang sinus dan menetes ke dalam tenggorokan dan dada.

Batuk Flemy

Related image
sehatly.com

Post-nasal drip berarti mukosa masuk ke dada Anda. Batuk flemy adalah batuk yang terus menerus karena lendir menyumbat jalan napas atas Anda. Biasanya dokter menyyebutnya batuk produktif, ini merupakan gejala infeksi sinus klasik. (Jika Anda merasa berat di dada dan napas berbunyi, Anda mungkin memiliki bronkitis.)

Nyeri Kepala

Related image
vemale.com

Infeksi sinus dapat membuat area sekitar wajah, terutama di bagian sinus, menjadi terasa begitu sesak, nyeri dan menyebabkan sakit kepala. “Sebagian orang berpikir bahwa gigi mereka terinfeksi. Ada juga yang merasa sakit di belakang mata atau sakit hanya di antara mata dan hidung,” Voigt menjelaskan. Beberapa orang menemukan daerah sinus mereka terasa bengkak dan sakit saat disentuh. Sakit kepala karena infeksi sinus sering menjadi lebih buruk ketika Anda membungkuk ke depan, menurut Mayo Clinic.

LEAVE A REPLY