Makan Tergesa-gesa, Berbagai Penyakit Bisa Muncul Loh

0

Seruni.id – Makan, adalah aktivitas yang dibutuhkan tubuh setiap makhluk hidup, termasuk manusia. Makan membantu menjaga stamina dan dapat menjalani aktivitas dengan lancar.

Pastinya, apabila tidak makan, makhluk hidup bisa lemah dan sulit untuk berjalan apalagi untuk beraktivitas. Bahkan jika tidak makan, bisa menyebabkan kematian.

Makan diperlukan untuk memperoleh energi, pertumbuhan, dan mengganti sel yang rusak. Tumbuhan memperoleh makanan dengan memproduksi makanan sendiri.

Namun, sebagian dari kita, manusia biasanya makan tidak menggunakan batasan. Salah satu kebiasaan yang seharusnya tidak dilakukan saat makan adalah makan dengan cepat, tergesa-gesa.

Orangtua tidak pernah lupa mengingatkan agar kita makan perlahan, tidak tergesa-gesa. Nah, pasti ada alasannya saat orangtua meminta kita, bahkan kita saat ini meminta anak-anak kita, untuk makan secara perlahan. Pernahkah Anda berpikir apa alasannya?

Berikut adalah beberapa alasan mengapa tidak boleh makan tergesa-gesa. Ternyata makan dengan cepat dan tergesa-gesa dapat mengakibatkan berbagai macam penyakit.

  1. Makan terlalu cepat akan membuat mudah tersedak. Jika ukuran makanan cukup besar, hal ini bahkan bisa mengancam nyawa kita sendiri.
  2. Makan secara tergesa-gesa dapat membuat pencernaan kita terganggu. Biasanya gangguan yang seringkali terjadi adalah meningkatnya asam lambung. Dengan adanya kenaikan asam lambung dan jika dalam jangka panjang bisa menyebabkan iritasi pada perut.
  3. Makan yang tidak santai membuat kita akan sulit mengendalikan nafsu makan, dan cenderung selalu ingin makan dalam porsi besar. Hal ini dapat menyebabkan kenaikan berat badan lebih cepat, karena makanan tidak dicerna dengan baik oleh tubuh dan kita akan merasa kenyang terlambat.
  4. Peneliti menyatakan bahwa semakin cepat kita makannya, semakin besar kemungkinan kita untuk makan berlebihan.
  5. Selain itu, makan dengan cepat dapat menyebabkan fluktuasi kadar gula darah secara tiba-tiba dan yang dapat menyebabkan resistensi insulin.
  6. Peneliti menyimpulkan makan cepat dikaitkan dengan beberapa faktor, seperti kenaikan berat badan, tekanan darah tinggi, dan kadar glukosa darah yang tidak stabil.

Ketika seseorang mengunyah lebih lama dan menelan makanan dengan benar, ada waktu untuk memproses perasaan kenyang yang memberi sinyal berhenti makan lebih awal dan mencegah untuk makan secara berlebihan.

Seperti itu jika kita makan secara tergesa-gesa. Jadi, yuks kita hindari makan dengan tergesa-gesa atau terburu-buru.

LEAVE A REPLY