Jangan Lebay, 12 Masalah ini Sangat Wajar dalam Jalinan Cinta

0

UNTUK kamu yang menjalin hubungan asmara, sebuah hubungan pasti ada fase pasang dan surut yang pasti harus dihadapi. Bahkan sebuah hubungan yang harmonis pun tak selamanya seindah dongeng. Selalu ada masa sulit yang menguji ketahanan kedua belah pihak dalam mempertahankan komitmen. Jadi jangan keburu melontarkan kata putus kalau kamu dan pasangan sedang menghadapi masalah-masalah berikut ini.

1. Prioritas

Mencari pasangan lagi

Seringkali hal ini melanda hubungan yang terbengkalai akibat karir atau hubungan yang terhambat oleh restu keluarga. Bisa juga terjadi pada rumah tangga yang kurang baik manajemennya. Hubungan Anda dengan siapapun pada umumnya berada di antara dua hal yaitu kesehatan dan pekerjaan. Sekali saja hubungan ini timpang dari posisinya, maka akan membuat Anda atau pasangan merasa diabaikan, merasa kurang cukup perhatian, tidak dihargai dan sebagainya.

2. Tidak Perhatian

Gambar via: deadspin.com

Harus diakui, masa pendekatan adalah tahap pencitraan. Nggak usah heran dan kecewa. Mungkin perhatiannya hanya berubah bentuk. Bagaimanapun sekarang kalian sudah saling mengenal luar dalam. Buat apa lagi jaim-jaiman? Selama dia masih menjadikan kamu sebagai prioritas penting dalam hidupnya sehari-hari, seharusnya tak ada masalah.

3. Asmara Sudah Mendingin

mengungkit-ungkit masalah yang sudah lalu adalah perbuatan yang tidak baik dilakukan saat kamu dan pasangan memiliki masalah. gambar via: kelascinta.com

Kejenuhan pasti mampir dalam setiap hubungan, bahkan hubungan yang paling hangat sekalipun. Intensitas emosi jadi berkurang karena pola interaksi dan komunikasi yang repetitif. Tetapi pada dasarnya kalian masih saling sayang, kan? Tak ada alasan untuk menyudahi hubungan cuma gara-gara rasa bosan. Ada banyak cara yang bisa ditempuh untuk menambah ‘bumbu’ baru dalam hubungan kalian. Misalnya mencoba hobi baru bersama, travelling, atau mengganti rutinitas kalian sebagai pasangan.

4. Tidak Bahagia

kurang komunikasi antara kamu dan juga pasangan, bisa menjadi salah satu penyebab rusaknya hubungan kamu dan pasangan. apalagi kamu dan pasangan juga jarang bertemu atau bertatap muka. gambar via: ributrukun.com

Memang benar bahwa kebahagiaan kita tak ditentukan oleh orang lain, pasangan juga tak memiliki kewajiban untuk membahagiakan kamu. Namun, justru banyak sekali orang yang hidupnya menjadi tak bahagia setelah memiliki pasangan, padahal jauh sebelum bertemu dengan pasangannya kehidupannya akan sangat menyenangkan. Misalnya yang pria dulu bisa bertemu bebas dengan teman-temannya, sekarang jadi tak bisa karena pasnagan yang curiga dan cemburuan. Sedangkan yang wanita jadi sering menangis dan menahan rasa sakit karena sikap pasangannya.

5. Suka Menuntut

saat ada masalah dengan pasangan, jangan membanding-bandingkan pasangan dengan mantan. gambar via: lensza.co.id

Kata orang cinta sejati itu yang menerima pasangan apa adanya. Tetapi di sisi lain, kita ingin orang yang disayangi menjadi sosok yang lebih baik dari waktu ke waktu. Mungkin dia juga berpikiran sama. Dia ingin kamu menjadi orang yang lebih baik di sisinya. Tetapi jika bentuk perhatiannya ini membuatmu merasa sesak, bicarakan. Mintalah kepadanya untuk lebih pengertian karena kamu juga sedang berusaha untuk memperbaiki diri.

6. Dia Jadi Pemarah

jangan berkata kasar saat sedang menghadapi masalah dengan pasangan. karena kamu juga tidak mau kan kalau kamu diperlakukan kasar juga? gambar via: papasemar.com

Mungkin sekarang dia sedang berada dalam titik rendah di hidupnya. Ada beberapa masalah yang menyita perhatiannya, membuatnya stres berat, dan akhirnya berimbas kepada kamu. Sebenarnya, justru di saat seperti ini dia paling membutuhkan kamu. Sebisa mungkin, cobalah untuk mengerti dan dampingi dia mencari solusi untuk permasalahannya. Tetapi jika bentuk kemarahannya sudah merambah ke kekerasan fisik, sudah saatnya kamu untuk memikirkan putus.

7. Bukan Pasangan yang Membanggakan Lagi

Nggak percaya dengan omonganmu, pasangan nekat menguntit kemanapun kamu pergi. Gambar via: www.sheknows.com

Dulu dia selalu kelihatan rapi, keren, dan wangi. Pokoknya pacar yang membanggakan buat diajak ke mana-mana. Sekali lagi, kalian sudah melewati masa pencitraan. Jadi jangan heran dengan hal semacam ini. Kalau kekucelan dan kemalasannya sudah mulai mengganggu kesehatannnya atau kinerjanya di kampus atau kantor, tentu kamu wajib mengingatkan. Tapi jangan sampai hal sepele seperti penampilan bikin keharmonisan jadi rusak. Katanya kamu cinta dia apa adanya.

Pada intinya, kalau kamu dan pasangan sama-sama menghargai hubungan yang kalian miliki, tak ada masalah yang tak bisa dibicarakan lebih dahulu.

8. Bertengkar

Padahal bukan salahmu, tetapi pasangan mulai menuduhmu akan hal-hal yang tidak kamu lakukan. Gambar via: www.all4women.co.za

Penulis buku The Sex Starved Marriage, Michele Weiner-David, mengatakan bahwa konflik adalah “bumbu” dalam sebuah hubungan. Dengan adanya konflik atau saat bertengkar, kamu dan pasangan bisa saling belajar satu sama lain dan menjadi bukti bahwa kalian sama-sama masih mau membangun hubungan yang sudah kalian bina. Bahkan ternyata konflik menandakan bahwa masih ada hasrat di antara kalian dan bisa memperkuat ikatan.

Namun, bertengkar setiap hari juga tak baik. Di saat kamu merasa hari-hari buruk lebih dirasakan dibandingkan kebahagiaan, di sanalah kamu seharusnya sadar bahwa hubungan sudah tak lagi sehat. Sebenarnya mengatasi pertengkaran adalah hal yang sangat mudah, apalagi jika kalian berdua masih sama-sama berusaha. Perlu komunikasi dan komitmen dengan menguntungkan kedua belah pihak, rasanya pertengkaran bukan lagi hal yang membahayakan.

9. Ego

tanamkan rasa percayamu pada pasangan, agar hubungan kalian tetap terjaga dengan baik. gambar via: ributrukun.com

Saat dua orang sedang bersama, maka ada dua kepala dan dua pikiran dengan dua ego yang berbeda di sana. Sama halnya seperti sebuah pandangan sesuai gender Anda, yang bisa Anda berdua lakukan adalah mencoba meredamnya. Bila Anda bertengkar dengan pasangan, coba tanyakan pada diri Anda apakah ego Anda sedang lebih besar daripada hubungan ini?

10. Jenuh

bicarakanlah hal yang terjadi padamu ini pada pasanganmu, mintalah pengertiannya untuk menjauhi temanmu atau membatasi interaksinya pada temanmu tersebut. namun ingat jangan sampai kamu terbawa cemburu buta sehingga dapat merusak hubunganmu. gambar via: www.thetibby.com

Bila suatu hubungan mengalami kejenuhan, hal itu menandakan bahwa hubungan ini sedang tidak bergerak ke manapun, bahkan bisa jadi mundur bila tidak ditolong. Cara untuk mengatasi masa ini adalah dengan melakukan hal yang berbeda atau menjalankan sebuah rencana jangka pendek maupun dekat tentang hubungan Anda. Dengan begitu, hubungan Anda akan menjadi penuh geliat dan lebih menggairahkan.

 

11. Kebebasan dan Posesif

pasangan yang cuek belum tentu berarti bahwa pasanganmu tidak menyayangimu. bisa saja dia memang memiliki sifat seperti itu, dan dia tidak ingin mengekangmu. gambar via: kelascinta.com

Yang satu ingin menikmati waktunya bersama orang lain selain sang pacar, yang lain ingin pacarnya terus bersamanya. Kebutuhan yang berbeda ini seringkali menyebabkan masalah seperti merasa terkekang dan hubungan yang penuh kecemburuan.

Bila Anda sudah sama-sama dewasa dan serius dengan hubungan ini, setidaknya Anda bisa mengomunikasikan pada pasangan mengenai hak dan kewajiban satu sama lain dalam hubungan sehingga tak ada yang merasa dikekang dan tak ada yang merasa diabaikan.

Dalam sebuah hubungan yang membahagiakan, masalah datang untuk menjadi media pendewasaan, bukan menjadi persoalan yang tiada jalan. Semoga tips cinta di atas bisa membantu membuat Anda dan dia lebih harmonis. (DP)

loading...
SHARE
Suka nulis hal -hal unik seputar kehidupan sehari-hari, relationship, kuliner dan wisata.

LEAVE A REPLY