Mengenal Dismenore dan Cara Mengatasinya

0

Seruni.id – Dismenore atau yang biasa dikenal dengan nyeri haid merupakan sakit yang cukup umum terjadi pada wanita. Terdapat dua tipe dismenore yaitu sekunder dan primer.

Dismenore sekunder adalah nyeri yang disebabkan oleh gangguan pada organ reproduksi wanita. Hal tersebut biasanya terjadi ketika seorang wanita memiliki penyakit pada organ reproduksinya. Kondisi ini meliputi sakit endometriosis atau adenomiosis, kista ovarium, serviks atau Rahim polip atau fibroid dan infeksi pinggul.

Resiko wanita untuk mengalami infeksi lebih tinggi ketika menstruasi karena pembukaan jalan leher Rahim melebar saat menstruasi. Untuk mengetahui lebih jelas mengenai dismenore sekunder anda bisa memeriksa gejalanya melalui dokter.

Sedangkan, Dismenore primer merupakan nama lain dari kram menstruasi yang biasa terjadi. Kram ini biasanya terjadi selama satu atau dua hari sebelum seorang wanita mendapat menstruasi. Pada dismenore primer tidak ditemukan penyebabnya, biasanya nyeri tersebut berasal dari kontraksi Rahim yang dirangsang oleh prostaglandin.

Nyeri akan semakin hebat apabila bekuan atau potongan jaringan dari laposan Rahim melewati leher Rahim terutama jika leher Rahim nya sempit.

Dismenore yang biasanya dirasakan wanita yaitu nyeri pada perut bagian bawah, punggung dan paha. Nyeri tersebut akan hilang timbul sesaat sebelum atau selama menstruasi. Pada beberapa kasus akan disertai dengan mual, sakit kepala, diare dan sering buang air kecil.

Sumber. Google

Beberapa cara untuk mengurangi dismenore adalah dengan :

  1. Dark Chocolate. Cokelat hitam mampu meredakan nyeri menstruasi karena mengandung magnesium dan asam lemak omega 3 dan omega 6. Kedua asam lemak tersebut dikenal sebagai pembangkit suasana hati yang tenang. Pencipta makanan manis asal Swiss Marc Widmer membuat “obat mujarab”yang diyakini mampu meredakan kram menstruasi. Cokelat tersebut di berinama Frauenmond yang dalam bahasa Jerman berarti bulannya para wanita. Cokelat tersebut mengandung 60% cocoa dan 17 rempah pegunungan Swiss. Coklat ini dihargai US $12 atau setara dengan 161 ribu Rupiah.
  2. Jus Wortel. Wortel mengandung beta karoten yang kemudian dikonversi menjadi vitamin A. yang membantu dalam mendetoksifikasi tubuh dan memudahkan aliran darah dan sakit saat menstruasi. Selain beta karoten wortel juga memiliki kandungan zat besi dan dikenal dapat menebus kehilangan darah selama menstruasi.
  3. Air. Meminum air dua sampai tiga liter lebih banyak selama menstruasi akan membantu menghindari keluhan kembung dan retensi air. Minum banyak air juga dapat memudahkan keluarnya aliran darah dan meredakan kram saat haid.
  4. Jahe. Jahe pada bagian rimpang berfungsi sebagai analgesic, antipiretik dan antiinflamasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Rahmana,et,al (2014) dengan judul “Effect of Zingiber Officianale R Rhizomes (Ginger) on Pain Relief In Primary Dysmenorrhea” menyatakan bahwa pemberian terapi ekstrak jahe terbukti efektif mengurangi nyeri dismenore primer pada remaja.
    Selain dengan cara di atas anda juga harus rajin berolahraga karena olahraga mampu meningkatkan produksi endorphin otak yang dapat menurunkan stress sehingga secara tidak langsung dapat mengurangi nyeri.
    Selamat mencoba

 

Prita Elriza
-dari berbagai sumber-

LEAVE A REPLY