Serba-Serbi Alergi Yang Harus Banget Anda Pahami

0
gambar via: Dermatology Alliance Texas

Alergi adalah bentuk reaksi sistem kekebalan tubuh pada suatu hal yang dianggap berbahaya meskipun sebenarnya tidak. Ini dapat berupa substansi yang masuk atau bersentuhan dengan tubuh.

Alergen atau substansi penyebab alergi hanya beresiko pada orang yang mempunyai alergi tersebut . Pada orang lain, alergen itu tidak akan memicu reaksi kekebalan tubuh. Beberapa jenis substansi yang bisa mengakibatkan reaksi alergi meliputi gigitan serangga, tungau debu, bulu hewan, obat-obatan, makanan tertentu, dan serbuk sari.

Ketika tubuh pertama kalinya berpapasan dengan suatu alergen, tubuh akan menghasilkan antibodi karena menganggapnya sebagai suatu hal yang berbahaya. Bila tubuh kembali berpapasan dengan alergen yang sama, tubuh akan meningkatkan jumlah antibodi pada jenis alergen tersebut . Hal inilah yang menyebabkan pelepasan senyawa kimia dalam tubuh serta mengakibatkan gejala-gejala alergi.

Gejala-gejala Ketika Alergi

gambar via: Hello Sehat
gambar via: Hello Sehat

Terdapat banyak gejala alergi yang umumnya terjadi, diantaranya:

  • Bersin-bersin.
  • Batuk-batuk.
  • Sesak napas.
  • Ruam pada kulit.
  • Hidung beringus.
  • Terjadi pembengkakan pada bagian tubuh yang berpapasan dengan alergen, misalnya wajah, mulut serta lidah.
  • Gatal serta merah pada mata.
  • Mata berair.
  • Tingkat keparahan alergi juga berbeda-beda pada setiap orang, ada yang mengalami reaksi alergi ringan serta ada yang parah sampai menyebabkan fatal yang disebut dengan anafilaksis. Bila mengalami anafilaksis, Anda butuh penanganan medis darurat.
  • Langkah paling ampuh dalam menahan alergi yaitu menghindari substansi pemicunya atau alergen. Namun bila beberapa gejala alergi terlanjur muncul, ada beberapa obat anti-alergi yang dapat membantu.

Jenis-jenis Penyebab Alergi

gambar via: Hipwee
gambar via: Hipwee

Gejala-gejala alergi yang kita alami biasanya tergantung pada jenis alergen. Misalnya gejala alergi akibat makanan akan mengakibatkan gejala pada mulut atau sistem pencernaan, sedangkan alergi debu akan mengakibatkan gejala pada sistem pernafasan.

  • Alergi Karena Gigitan Atau Sengatan Serangga

Selain pembengkakan di bagian yang digigit, jenis alergi ini bisa mengakibatkan timbulnya gatal-gatal di seluruh tubuh, batuk-batuk, sesak dada, dan sesak napas.

  • Alergi Karena Substansi dari Udara

Bila Anda mempunyai alergi pada substansi di udara seperti debu, serbuk sari, atau tungau debu, gejala utama yang akan Anda alami umumnya yaitu bersin-bersin. Tanda-tanda itu bisa berkembang menjadi hidung berair atau mampet yang menyebabkan kesulitan bernapas. Gatal-gatal pada hidung, mata yang merah, berair, serta bengkak juga dapat muncul.

  • Alergi Akibat Makanan

Alergi makanan tertentu bisa mengakibatkan sensasi geli atau gatal dalam mulut. Pembengkakan pada bibir, lidah, mata, tenggorokan, atau wajah dapat juga terjadi. Selain itu, alergi ini dapat juga menyebabkan ruam gatal serta merah pada kulit, mual-mual, sakit perut, dan diare.

  • Alergi Akibat Obat

Obat dapat juga menyebabkan reaksi alergi. Gejalanya bisa berupa gatal-gatal pada kulit, ruam, pembengkakan di wajah, kesulitan bernafas dan anafilaksis.

Selain beberapa penyebab tersebut, alergi dapat juga muncul saat kulit tersentuh substansi tertentu. Misalnya sabun, shampo, parfum, perwarna rambut, dan perhiasan. Alergi jenis ini akan menyebabkan semacam peradangan pada kulit yang dikenal sebagai dermatitis kontak. Dermatitis kontak mengakibatkan gejala gatal-gatal, ruam kemerahan, serta bersisik.

Bila pernah merasakan gejala-gejala di atas, ada baiknya mencari tahu pemicunya agar bisa didiskusikan dengan dokter maka alergi Anda bisa ditangani.

Mengenali Tanda-tanda Anafilaksis

Alergi kadang kala bisa mengakibatkan reaksi yang parah serta berakibat fatal, yaitu anafilaksis. Reaksi ini biasanya akan berlangsung pada seluruh tubuh serta menyebar dengan sangat cepat. Beberapa gejala anafilaksis diantaranya:

  • Sesak napas yang parah.
  • Pingsan akibat tekanan darah yang turun.
  • Mual-mual.
  • Ruam pada kulit.
  • Denyut nadi yang cepat, namun lemah.
  • Penderita anafilaksis memerlukan penanganan medis darurat. Reaksi anafilaksis bisa ditangani dengan suntikan atau obat epinefrin.

Penyebab Alergi

gambar via: Dermatology Alliance Texas
gambar via: Dermatology Alliance Texas

Substansi pemicu alergi atau alergen umumnya tak berbahaya serta tidak menyebabkan gejala alergi pada orang lain. Beberapa jenis alergen yang biasanya bisa mengakibatkan alergi:

  • Gigitan serangga, misalnya sengatan lebah.
  • Makanan tertentu.
  • Substansi di udara, misalnya bulu hewan, tungau debu atau serbuk sari.
  • Obat-obatan, misalnya antibiotik penisilin.
  • Alergen yang bersentuhan dengan kulit langsung, misalnya bahan kimia pada parfum, sabun, shampo atau bahan lateks.

Reaksi alergi muncul ketika sistem kekebalan badan bereaksi pada alergen yang dianggapnya berbahaya, walaupun sebenarnya tidak. Karena itu, terbentuklah antibodi yang disebut imunoglobulin E (IgE). Ketika kontak tubuh serta alergen kembali terjadi, tubuh akan menghasilkan semakin banyak IgE. Lalu IgE akan memicu pelepasan beberapa zat kimia alami seperti histamin yang mengakibatkan gejala-gejala alergi.

Resiko seseorang untuk mengalami alergi dapat juga bertambah karena faktor keturunan dan lingkungan. Bila ayah atau ibu Anda mempunyai alergi tertentu, Anda juga berisiko tinggi mempunyai alergi, walau jenis alerginya tidak selamanya sama.

Faktor lingkungan dapat juga mempengaruhi resiko alergi. Riset menunjukkan kalau semakin lama serta sering seseorang terkena alergen tertentu maka resikonya untuk mempunyai alergi akan semakin tinggi. Misalnya, anak yang tumbuh di dalam keluarga perokok pada nantinya dapat menjadi alergi pada asap rokok.

Diagnosis Alergi

gambar via: Reader's Digest
gambar via: Reader’s Digest

Pada step awal, dokter akan bertanya detail gejala, frekuensi dan waktu kemunculan, serta penyebab alergi yang Anda alami. Dokter akan memeriksa bagian tubuh yang terserang dampak alergi. Bila alergen Anda belum diketahui dengan pasti melalui pemeriksaan awal, dokter umumnya akan menyarankan beberapa tes untuk evaluasi selanjutnya.

Tes pada Kulit

Pada tes tusuk kulit, kulit pasien akan ditetesi cairan alergen yang umum lalu ditusuk secara halus serta pelan dengan jarum untuk melihat reaksinya. Bila pasien mengalami alergi pada substansi tersebut, benjolan merah serta gatal akan terlihat di kulit dalam waktu 10-15 menit.

Tes tusuk kulit ini umumnya dipakai untuk memeriksa jenis alergi pada makanan serta obat-obatan tertentu, alergen di udara, dan racun dari serangga. Tes ini termasuk aman serta bisa dipakai pada semua orang.

Selain tes tusuk kulit, tes tempel dapat juga dilakukan. Dalam test tempel, satu jenis alergen akan diletakkan di tempat tertentu, misalnya plester, kemudian ditempelkan pada kulit selama dua hari sambil memantau reaksi kulit. Tes tempel dipakai untuk mengevaluasi dermatitis kontak.

Tes Darah

Jenis tes darah yang dipakai yaitu radioallergosorbent tests (RAST) yang akan mengukur kadar jenis IgE tertentu dalam darah. Tes darah mungkin saja disarankan bersamaan dengan atau untuk menggantikan tes tusuk kulit.

Selain memeriksakan diri ke dokter, Anda dapat juga mengevaluasi penyebab alergi yang Anda atau anak Anda alami dengan memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi serta reaksi alergi yang ditimbulkannya pada tubuh.

Pengobatan Alergi

gambar via: Health Essentials from Cleveland Clinic
gambar via: Health Essentials from Cleveland Clinic

Selain mengatasi alergi dengan menghindari alergennya, penanganan medis alergi juga tersedia untuk mengendalikan beberapa gejala yang muncul. Jenis obat-obatan yang umum dipakai dalam mengatasi alergi adalah :

1. Antihistamin

Obat ini bekerja dengan menghambat dampak senyawa histamin yang mengakibatkan beragam gejala alergi seperti sesak napas, mata berair serta hidung beringus. Antihistamin bisa dipakai dalam bentuk tablet, krim, cair, tetes mata, atau semprot hidung. Namun Anda baiknya waspada saat membeli obat tetes mata atau semprot hidung karena tak semua cocok untuk dipakai orang di semua usia.

2. Obat Semprot Kortikosteroid

Obat ini efektif untuk mengatasi peradangan yang berlangsung pada dinding hidung serta saluran pernafasan, terutama hidung yang tersumbat. Efek sampingnya juga jarang dirasakan pemakainya karena hanya sedikit yang terserap tubuh.

3. Dekongestan

Selain tablet serta kapsul, obat ini juga tersedia berbentuk obat tetes atau semprot hidung. Dekongestan bermanfaat untuk membantu melegakan hidung tersumbat. Namun dianjurkan untuk tidak dipakai dalam jangka panjang.

4. Penghambat Leukotriena

Leukotriena yaitu senyawa yang bisa mengakibatkan pembengkakan pada saluran pernafasan saat terjadi reaksi alergi. Manfaat obat ini yaitu untuk menghambat dampak leukotriena serta bisa dipakai dalam bentuk tablet. Contoh penghambat leukotriena yaitu monteleukast serta zafirlukast.

5. Penanganan Untuk Anafilaksis

Bila alergi Anda mempunyai kemungkinan untuk mengakibatkan serangan anafilaksis, Anda disarankan untuk selalu membawa suntikan epinefrin yang diresepkan dokter. Anda dapat juga mengenakan gelang atau kalung penanda alergi bila memungkinkan agar jika anafilaksis terjadi, orang-orang di sekitar dapat tahu pemicunya serta melakukan tindakan secepat mungkin.

Pencegahan Alergi

gambar via: SebamedUSA
gambar via: SebamedUSA

Pencegahan alergi tergantung pada alergennya. Langkah yang paling efektif untuk mencegah alergi yaitu dengan menghindari pemicunya. Namun tak semuanya sumber alergi bisa dihindari dengan mudah seperti tungau debu, hewan piaraan, atau makanan. Beberapa anjuran berikut ini bisa menolong mencegah alergi:

  • Kenakan pakaian tertutup atau mengoleskan losion penolak serangga ketika sedang berpergian.
  • Pakai masker saat keluar rumah.
  • Bersihkan rumah secara teratur, terutama ruangan yang seringkali dipakai, seperti kamar tidur dan ruangan keluarga, agar terbebas dari tungau debu.
  • Hindari pemakaian kemoceng karena bisa menyebarkan alergen.
  • Mengelap permukaan perabotan dengan kain bersih yang dibasahi air atau cairan pembersih.
  • Buka jendela atau pintu agar aliran udara lebih lancar sehingga ruangan tak lembap.
  • Menempatkan hewan piaraan di luar rumah atau di satu ruang tertentu saja.
  • Mandikan hewan piaraan satu minggu sekali.
  • Bersihkan kandang hewan piaraan dengan cara teratur.
  • Mencatat jenis makanan yang kemungkinan jadi sumber alergi sehingga bisa dijauhi.
  • Selalu membaca label kemasan untuk mengetahui beberapa bahan yang dipakai sebelum membeli makanan.
  • Menanyakan bahan makanan yang dipakai secara detail sebelum memesannya di restoran.
  • Membersihkan dapur agar terbebas dari lumut, terutama tempat mencuci piring serta cuci pakaian.
  • Jangan menjemur pakaian di dalam rumah.

Pencegahan Anafilaksis

Waspadailah diri Anda bila mengidap anafilaksis karena bila alergi kambuh serta tak diobati secepat mungkin, Anda berisiko kehilangan kesadaran atau bahkan kematian. Anda dianjurkan untuk selalu membawa dua dosis suntikan epinefrin agar dapat segera digunakan bila serangan anafilaksis terjadi.

Obat Alami Untuk Alergi

gambar via: Parents
gambar via: Parents

1. Mandi dengan Larutan Baking Soda

Bila Anda terkena alergi gatal yang begitu parah sampai menyebar ke seluruh bagian tubuh, maka dapat mencoba memakai larutan baking soda. Anda cukup menambahkan satu cangkir atau tiga sendok baking soda ke air hangat di bak mandi. Aduk-aduk sampai uap baking soda keluar dari air selama beberapa menit. Kemudian Anda dapat memakai air tersebut untuk berendam sampai rasa gatal berkurang. Baking soda akan meringankan rasa gatal serta menghilangkan bengkak akibat gatal.

2. Mandi Dengan Oat meal

Bila Anda tak mempunyai baking soda, maka dapat juga memakai oatmeal. Ambil beberapa sendok oatmeal lalu campur dengan air hangat yang akan dipakai untuk mandi. Tunggu sampai beberapa waktu ,saat oatmeal telah bercampur dengan air hangat lalu pakai untuk mandi. Bahan oatmeal yang mempunyai nutrisi vitamin E serta serat khusus pada kulitnya dapat meringankan rasa gatal akibat alergi. Namun langkah tersebut tak dapat dipakai untuk gatal yang mengakibatkan infeksi atau luka terbuka.

3. Pakai Masker Daun Kemangi

Anda dapat juga menyembuhkan gatal karena alergi dengan memakai daun kemangi yang segar. Daun kemangi yang segar mempunyai aroma yang begitu kuat dan mudah diperoleh. Daun kemangi memiliki kandungan sejumlah minyak esensial seperti eugenol yang dapat menenangkan rasa gatal serta membuat kulit jadi lebih nyaman. Anda dapat mencoba untuk merebus 100 gram daun kemangi dengan air mendidih. Ketika merebus, Anda harus membuat panci terus tertutup untuk mencegah agar kandungan senyawa esensial eugenol tak menguap ke udara. Kemudian biarkan air tersebutmenjadi dingin. Masukkan kain yang lembut ke air kemangi lalu peras dan tempelkan pada kulit yang gatal. Lakukan sesering mungkin supaya rasa gatal cepat sembuh.

4. Gosok dengan Gel Lidah Buaya

Lidah buaya sudah lama dipakai untuk mengobati beragam reaksi gatal karena alergi. Awalnya banyak orang memakai gel lidah buaya untuk menyembuhkan luka bakar, tetapi saat ini gatal alergi dapat juga sembuh dengan gel lidah buaya. Kandungan dalam gel lidah buaya seperti minyak alami, vitamin E serta flavonoid dapat membantu menangani gatal dengan cepat. Caranya yaitu dengan mengambil lidah buaya yang segar, lalu pisahkan kulit serta gelnya. Ambil gel lidah buaya dan cuci beberapa kaliuntuk menyingkirkan getahnya. Lalu hancurkan serta gosokkan di bagian kulit yang gatal.

5. Berendam dengan Cuka Sari Apel

Cuka sari apel menjadi obat yang aman untuk menangani gatal karena alergi. Rasa gatal yang parah serta menyebar ke seluruh kulit tubuh dapat diobati lewat cara yang aman. Anda hanya butuh mengambil beberapa sendok cuka sari apel lalu campurkan dengan air yang akan dipakai untuk mandi. Anda dapat memakai air hangat atau air biasa, tetapi air hangat lebih dianjurkan. Pakai air ini untuk mandi atau berendam selama beberapa waktu. Lalu bilas dengan air hangat serta keringkan dengan handuk yang lembut. Bila area alergi sangat kecil Anda dapat memakai kapas yang dicelupkan ke air serta cuka sari apel, lalu gosokkan dengan lembut.

6. Kompres dengan Teh Daun Mint

Daun mint dapat juga menjadi obat alergi gatal alami yang ampuh. Menurut sebuah riset daun mint memiliki kandungan bahan alami seperti asam rosmarinic yang dapat menyerang peradangan serta menenangkan reaksi kulit yang terlalu berlebih. Anda dapat membuat satu gelas air mendidih yang di beri dengan daun mint segar. Biarkan selama beberapa waktu lalu ambil airnya. Pakai handuk atau kain yang lembut untuk mengambil air itu dan letakkan di bagian yang gatal untuk mengompres. Lakukan langkah tersebut selama beberapa kali sampai bengkak atau rasa gatal berkurang.

7. Kompres dengan Air Lemon

Air lemon sudah dipercaya mempunyai manfaat yang begitu besar untuk kesehatan. Salah satunya adalah untuk menyembuhkan alergi gatal. Kandungan vitamin C di air lemon dapat membantu menangani gatal lantaran menyerang peradangan. Selain itu air lemon juga memiliki kandungan asam sitrat, asam asetat, bahan pencegah iritasi serta bahan untuk membersihkan kuman. Anda cukup memeras air dari jeruk lemon lalu ambil dengan kapas, dan usapkan di bagian kulit yang gatal. Tetapi langkah tersebut hanya untuk daerah gatal yang ringan serta tidak terlalu luas. Mengkonsumsi buah yang memiliki kandungan vitamin C super tinggi dan manfaatnya dapat membantu dari dalam tubuh.

8. Kompres dengan Es Batu

Rasa dingin dapat membantu mengurai rasa gatal terlalu berlebih pada kulit. Hal ini juga dapat Anda lakukan bila terserang alergi yang sangat buruk. Anda dapat mencoba untuk mengambil es batu lalu bungkus dengan kain handuk atau kain yang lembut. Kemudian tempelkan di bagian kulit yang gatal. Rasa dingin dapat membantu syaraf di bawah kulit menjadi lebih tenang serta mengurangi rasa gatal yang terlalu berlebih. Bila Anda merasa langkah tersebut cukup sulit, maka Anda dapat mencoba untuk mandi dengan air dingin.

9. Kompres dengan Minyak Cengkeh

Minyak cengkeh dapat membantu menyembuhkan rasa gatal menjadi lebih nyaman serta dapat membuat Anda merasa lebih santai. Minyak cengkeh memiliki kandungan bahan anti-inflamasi yang dapat mengurangi rasa gatal serta membuat menjadi lebih nyaman. Selain itu minyak cengkeh sangat alami karena tak mengakibatkan reaksi seperti panas serta kulit kering. Anda dapat mencoba untuk mengambil minyak cengkeh yang dicampurkan dengan sedikit air. Lalu pakai kapas kecil untuk mengambil campuran minyak itu. Kemudian kompreskan di bagian yang gatal. Minyak cengkeh dapat juga menjadi langkah menyembuhkan gusi bengkak dengan cepat secara alami serta langkah menyembuhkan sakit gigi berlubang besar secara alami dan cepat.

10. Peppermint Oil (Minyak Peppermint)

Salah satu minyak organik yang dapat menolong mengurangi rasa gatal karena alergi yaitu bahan minyak peppermint. Minyak yang dibuat oleh bahan daun mint ini telah mengalami penyulingan dengan cara yang sangat alami. Minyak ini memiliki kandungan bahan esensial yang dapat mengatasi rasa tak nyaman karena alergi, mencegah peradangan, membersihkan kuman serta bersifat meredam rasa nyeri. Bahan minyak ini juga penting untuk menenangkan alergi gatal yang sangat buruk. Anda dapat mencoba dengan menambahkan satu atau dua tetes minyak peppermint ke air hangat, lalu gunakan kapas atau handuk lembut untuk mengambil airnya. Kompres sisi yang gatal selama beberapa waktu serta lakukan terus menerus sampai pulih.

11. Gosok dengan Minyak Zaitun

Anda dapat juga memakai minyak zaitun untuk mengatasi rasa gatal akibat alergi. Anda dapat mencoba untuk memakai minyak zaitun lewat cara yang sangat mudah. Pertama Anda hanya harus mandi atau membersihkan tubuh dengan air hangat. Lalu ambil handuk hangat yang telah dibasuh dengan air dan berikan minyak zaitun. Kemudian gosok lembut sampai bagian kulit menjadi sangat lembut. Selain menyingkirkan gatal, langkah tersebut dapat juga membantu membuat kulit menjadi lembut.

Baca juga: Wow, Ternyata Kacang Hijau Memiliki 18 Manfaat Ini Lho!

 

LEAVE A REPLY