Tak Perlu Bingung, Begini Ternyata Cara Meningkatkan Rasa Percaya Diri

0
gambar via: Depan

Percaya Diri (Self Confidence) merupakan keyakinan pada kemampuan serta penilaian (judgement) diri sendiri dalam melakukan suatu pekerjaan serta memilih pendekatan yang efektif. Hal ini termasuk juga kepercayaan atas kemampuannya menghadapi lingkungan yang makin menantang serta keyakinan atas keputusan atau pendapatnya.

Sedangkan kepercayaan diri merupakan sikap positif seseorang yang mampu membuat dirinya untuk meningkatkan penilaian positif baik pada sendiri ataupun pada lingkungan atau kondisi yang dihadapinya. Hal ini bukanlah berarti individu itu mampu serta kompeten melakukan semua hal seorang diri.

Rasa percaya diri yang tinggi sesungguhnya hanya merujuk pada adanya beberapa aspek dari kehidupan induvidu tersebut dimana ia merasa mempunyai kompetensi, yakin, mampu serta percaya kalau dia bisa karena didukung oleh pengalaman, potensi aktual, prestasi dan harapan yang realistik pada diri sendiri.

Beberapa Istilah Yang Terkait Percaya Diri

Terdapat banyak istilah yang berkaitan dengan persoalan percaya diri:

1. Self concept, menunjukkan bagaimana Anda menyimpulkan diri sendiri secara keseluruhan, bagaimana Anda melihat potret diri sendiri secara keseluruhan, dan bagaimana Anda mengkonsepsikan diri sendiri secara keseluruhan.

2. Self esteem, menunjukkan sejauh mana Anda memiliki perasaan positif pada diri sendiri, sejauh mana Anda memiliki suatu hal yang Anda rasakan bernilai atau berharga dari diri Anda, dan sejauh mana Anda mempercayai adanya suatu hal yang bernilai, bermartabat atau berharga di dalam diri Anda.

3. Self efficacy, menunjukkan sejauh mana Anda memiliki kepercayaan atas kemampuan yang Anda punya untuk dapat menjalankan tugas atau mengatasi masalah dengan hasil yang bagus (to succeed). Ini yang dimaksud dengan general self-efficacy. Atau, sejauhmana Anda meyakini kemampuan Anda di bidang Anda dalam mengatasi masalah tertentu. Ini yang dimaksud dengan specific self-efficacy.

4. Self confidence, menunjukkan sejauh mana Anda memiliki kepercayaan pada penilaian Anda atas kemampuan Anda serta sejauh mana Anda dapat merasakan adanya “kepantasan” untuk berhasil. Self confidence itu merupakan gabungan dari self esteem serta self-efficacy (James Neill, 2005).

5. Self-ideal, terbagi dalam semua harapan, impian, visi serta idaman Anda. Orang yang mempunyai self-ideal yang baik akan membentuk kepercayaan diri yang baik juga. Orang yang tahu siapa diri mereka serta apa yang dia yakini dan konsisten dengan nilai ideal yang di yakini.

6. Self-image, adalah bagian yang menunjukkan bagaimana Anda melihat diri serta serta pendapat Anda mengenai diri sendiri. Di bagian ini Anda melihat dalam diri Anda serta menentukan bagaimana Anda baiknya bertingkah laku. Self-image akan mempengaruhi berbagai emosi, tingkah laku, sikap serta bagaimana interaksi Anda dengan orang lain. Untuk mempunyai kepercayaan diri yang baik, Anda harus membuat self-image yang baik juga.

Berdasarkan itu semua, kita dapat juga membuat sejenis kesimpulan kalau kepercayaan-diri itu merupakan efek dari bagaimana kita merasa, meyakini, serta mengetahui. Orang yang memiliki kepercayaan diri rendah atau kehilangan kepercayaan diri mempunyai perasaan negatif pada dirinya, mempunyai keyakinan lemah pada kemampuan dirinya serta memiliki pengetahuan yang kurang akurat pada kapasitas yang dimilikinya.

Di sisi lain, orang yang mempunyai kepercayaan rendah atau sudah kehilangan kepercayaan, cenderung bersikap sebagai berikut :

  • Tak mempunyai sesuatu (keinginan, tujuan, target) yang diperjuangkan dengan sungguh-sungguh.
  • Mudah frustasi dan menyerah saat menghadapi permasalahan atau kesulitan.
  • Kurang termotivasi untuk maju, malas-malasan.
  • Sering tidak berhasil dalam menyempurnakan beberapa tugas atau tanggung jawab (tidak maksimal).
  • Canggung dalam menghadapi orang.
  • Tak dapat mendemonstrasikan kemampuan bicara serta kemampuan mendengarkan yang meyakinkan.
  • Sering mempunyai harapan yang tidak realistis.
  • Terlalu perfeksionis.
  • Terlalu sensitif.

Sebaliknya, orang yang memiliki kepercayaan diri bagus, mereka mempunyai perasaan positif pada dirinya, memiliki kepercayaan yang kuat atas dirinya serta punya pengetahuan akurat pada kemampuan yang dimiliki. Orang yang memiliki keyakinan diri bagus bukanlah orang yang hanya merasa mampu (namun sebenarnya tak mampu) tetapi merupakan orang yang tahu kalau dirinya sendiri mampu berdasarkan pengalaman serta perhitungannya.

Beragam studi serta pengalaman sudah menerangkan kalau kepercayaan diri seseorang berkaitan dengan dua hal yang paling mendasar dalam praktek hidup kita. Pertama, kepercayaan diri berkaitan dengan bagaimana seseorang memperjuangkan keinginannya untuk mencapai sesuatu (prestasi atau performansi). Ini seperti dikatakan Mark Twin : “Apa yang Anda butuhkan untuk berprestasi adalah mempunyai komitmen yang utuh serta rasa percaya diri“. Kedua, kepercayaan diri berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam menghadapi permasalahan yang menghambat perjuangannya. Orang yang kepercayaan dirinya bagus akan cenderung berkesimpulan kalau dirinya “lebih besar” dari masalahnya.

Demikian sebaliknya, orang yang memiliki kepercayaan diri rendah akan cenderung berkesimpulan kalau masalahnya jauh lebih besar dari dirinya sendiri. Self efficacy yang bagus memiliki peran besar pada motivasi seseorang. Ini meliputi antara lain: bagaimana seseorang merumuskan maksud atau tujuan untuk dirinya, sejauh mana orang memperjuangkan tujuan itu, sekuat apa orang itu dapat menangani permasalahan yang muncul, serta setangguh apa orang itu dapat menghadapi kegagalannya.

Membangun Rasa Percaya Diri

Dalam kehidupan, pergaulan adalah syarat seseorang dapat diterima orang lain. Tidak mungkin kita dapat berbisnis, bernegoisasi, serta melakukan deal tertentu tanpa ada kontak langsung. Sikap kita dalam bergaul menunjukkan kepribadian. Percaya diri adalah syarat paling utama agar kita dapat diperhatikan. Kepercayaan diri serta kepribadian yang kuat dapat mendukung seseorang untuk menjalin hubungan dengan orang di sekelilingnya.

Sayangnya tak semua orang secara lahiriah memiliki kemampuan itu. Hanya orang yang memiliki kepercayaan diri serta kepribadian kuat akan lebih diterima oleh semua orang serta terkesan berkharisma. Semua orang punya potensi memiliki kharisma, serta dapat di pelajari untuk kehidupan sehari-hari.

Untuk sebagian kita yang memiliki permasalahan seputar rendahnya kepercayaan diri atau merasa sudah kehilangan kepercayaan diri, di bawah ini adalah tekhnik serta langkah mendapatkan pribadi yang percaya diri:

1. Cintailah Diri Sendiri

Saat seseorang merasa harga dirinya rendah, hal itu tentu akan berpengaruh pada emosinya. Seseorang yang rendah diri, akan selalu merasa tak puas pada dirinya, tak menerima apa yang ada pada dirinya, tak merasa nyaman serta bahagia dengan dirinya. Hal ini akan mengakibatkan rasa marah serta benci pada dirinya, tak menghormati dirinya sendiri serta terkadang secara tak sadar menghukum diri sendiri. Sifat-sifat seperti ini bisa mengurangi kepercayaan seseorang untuk mencoba suatu hal yang baru dalam kehidupannya. Hal ini akan membuat seseorang sering menyalahkan dirinya sendiri. Pada akhirnya ia merasa tak ada kebanggaan dalam dirinya serta menjadi tertekan.

Bila hal semacam itu terjadi, bagaimana Anda bisa meningkatkan harga diri serta merasa nyaman dengan diri sendiri. Anda harus sadar kalau tiap-tiap orang memiliki kelebihan masing-masing. Tak ada manusia biasa yang di ciptakan sempurna dalam semua sisi. Anda harus menata hati agar menerima diri seadanya serta berdamai dengan diri sendiri meskipun tak sempurna. Bila Anda berhenti membenci diri sendiri dan menghargai serta menyayangi diri sendiri, barulah pikiran Anda akan jadi lebih terbuka untuk menerima semua perubahan. Hargailah setiap keberhasilan yang Anda peroleh sekecil apapun. Hindari mengkritik serta menghukum diri jika tidak berhasil sebaliknya belajarlah dari kegagalan dengan tenang serta teruslah berusaha.

2. Hadapi Dunia Nyata

Keberanian dalam mengambil resiko itu penting, karena daripada menyerah pada rasa takut alangkah lebih baik belajar mengambil resiko yang masuk akal. Hadapilah dunia ini berdasakan pemahaman diri yang objektif atau membaca diri sendiri, Anda dapat memperkirakan resiko setiap tantangan yang dihadapi. Dengan hal tersebut, Anda tak perlu menghindari setiap resiko, tetapi lebih menggunakan beberapa strategi untuk menghindari, mencegah, maupun menangani resikonya. Bila Anda ingin meningkatkan diri sendiri, tentu ada resiko serta tantangannya. Tetapi, lebih buruk berdiam diri dari pada maju bertumbuh dengan mengambil resiko.

3. Berjalan 25 Persen Lebih Cepat

Gerak tubuh merupakan hasil dari tindakan pikiran. Gerak sempoyongan mengisyaratkan rasa percaya diri mendekati titik nol. Berjalan lebih cepat dari orang umumnya, seolah-olah mengatakan pada dunia, “Saya harus pergi ke satu tempat yang penting, serta ada hal utama yang perlu saya lakukan”. Hal semacam itu membangun rasa kepercayaan diri. Tegakkan bahu Anda, angkat kepala, bergerak maju sedikit lebih cepat serta rasakan kepercayaan diri Anda berkembang.

4. Tunjukkan Apa yang Anda Banggakan

Umumnya dari kita merasa bahwa kita mempunyai kemampuan lebih dari apa yang kita tunjukkan, namun tak mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk merubah keadaan. Hanya kepercayaan saja yang dapat mengerahkan kekuatan atau kelebihan besar yang dimiliki tiap-tiap orang. Ingatlah bila ilmu merupakan satu keunggulan atau kelebihan, jadi berbanggalah Anda dengan ilmu.

5. Jadilah diri sendiri serta Mandiri

Dalam kehidupan ini kita tentu memerlukan orang lain. Bercermin pada orang lain yang mempunyai kelebihan juga adalah anjuran untuk dapat meneladaninya. Namun, bukan bermakna kita jadi sama persis serta menjadikan diri kita sama dengannya. Tiap-tiap orang dilahirkan unik serta spesial, dan memiliki karakteristik yang berbeda-beda.

Orang yang terlatih mandiri serta menyelesaikan masalahnya sendiri, akan berbeda semangatnya dalam mengarungi hidup ini dibandingkan orang yang selalu tergantung pada orang lain. Orang mandiri cenderung akan tambah tenang serta lebih tentram dalam menghadapi hidup ini. Selain dia siap mengarungi, dia juga mempunyai mental yang mantap. Mandiri itu merupakan sikap mental, jadi untuk apa harus jadi orang lain.

6. Jangan Dengarkan Ejekan Orang

Janganlah perdulikan segala ejekan yang kemarin, saat ini, serta suatu saat yang datang menghampiri Anda. Semuanya bukanlah halangan yang bermakna untuk perkembangan hidup Anda yang sesungguhnya. Jadikan itu sebuah pijakan agar Anda dapat makin meningkatkan diri menjadi tambah baik lagi. Ingatlah kalau pohon yang ada pada lingkungan cuaca yang lebih panas mempunyai akar yang lebih menghujam dibandingkan pohon yang ada pada lingkungan cuaca yang biasa saja.

7. Perbanyak Senyum

Senyuman adalah komunikasi non verbal yang menunjukkan kita sebagai orang yang baik serta ramah. Orang yang sering tersenyum serta selalu tertawa air mukanya tampak sangat cerah, cara berjalannya penuh semangat, mempunyai banyak teman, serta pada akhirnya banyak mengikuti beragam kegiatan hingga populer di kalangan beberapa temannya.

Senyuman merupakan obat yang ampuh sekali untuk kurangnya rasa kepercayaan diri. Mencoba tersenyum saat Anda merasa takut, pasti rasa percaya diri akan bertambah serta dengan sendirinya akan mengurangi rasa ketakutan. Lantaran sebenarnya rasa takut serta segan merupakan buah dari rasa kurang percaya diri.

8. Berada Di Lingkungan Yang Positif

Rasa percaya diri ternyata bisa menular. Artinya bila kita dikelilingi oleh orang-orang yang mempunyai cara pandang yang positif, semangat, optimis, dan lain-lain, maka kita mempunyai kecenderungan mengikuti sifat itu. Karenanya carilah lingkungan yang dapat memotivasi kita untuk jadi sukses. Kita harus mulai suka bergaul dengan orang-orang yang memilikikemampuan untuk bangkit. Bergaul dengan orang yang percaya diri akan berbeda dibanding dengan orang-orang yang gagal.

9. Memandang Semua Orang Adalah Sama

Tuhan menciptakan manusia dengan segala kelebihan serta kekurangannya. Manusia sudah diciptakan begitu sempurna sampai pantas memegang peranan sebagai makhluk yang paling mulia di muka bumi ini. Manusia juga diciptakan sama, meski ia lahir dari kalangan yang berbeda ataupun dari kelompok yang tidak punya. Pada prinsipnya, manusia adalah sama di mata tuhan hanya derajat ketaqwaanlah yang membuat dia jadi lebih dekat atau jauh dari jangkauan Sang Maha Pencipta.

Dengan melihat semua manusia dengan kaca mata yang sama, yakinlah kalau hidup Anda lebih mudah di jalani. Yakinlah kalau tak ada aral lintang yang bermakna di depanmu. Yakinlah kalau semuanya akan jadi lebih mudah, dan yakinlah kalau Anda mampu.

10. Buang Prasangka Buruk

Jangan biarkan pikiran negatif berlarut-larut karena tanpa sadar hal itu akan terus berakar, bercabang serta berdaun. Makin besar serta menyebar, semakin susah dikendalikan serta dipotong. Jangan biarkan pikiran negatif menguasai pikiran serta perasaan Anda.

Untuk memerangi negatif thinking, selalu berpikir optimis serta gunakan self affirmation yaitu berupa kata-kata yang menghidupkan rasa percaya diri seperti ”saya pasti bisa! ”

11. Minta Pendapat Orang Lain

Kita tak dapat menilai diri kita sendiri. Apalagi kita tak pernah jujur mengenai kekurangan kita sendiri. Dengan menyerahkan penilaian pada orang lain secara objektif, maka akan tampak jelas banyak kekurangan kita. Bila telah ditemukan, akan mudah untuk kita memperbaikinya satu per satu. Dengan begitu percaya diri kita juga akan bertambah karena telah mengerti kemampuan diri sendiri.

12. Percaya Diri bukan hanya sekedar Fisik

Percaya diri bukanlah terus-terusan permasalahan fisik tetapi kepercayaan diri nampak karena kelebihan yang kita miliki. Demikian sebaliknya, rasa rendah diri juga nampak karena kekurangan yang kita punya.

Kecakapan memanglah harus sering dilatih. Seperti sebuah mesin yang terbuat dari besi bila tak pernah digunakan maka mesin itu akan banyak karat serta ini akan membuat mesin tersebut tak kan berjalan.

13. Perluas Wawasan

Menambah percaya diri tak hanya bermodalkan kondisi lahiriah semata. Kepala Anda juga harus diisi dengan pengetahuan serta infomasi. Bersosialisasi seluas-luasnya, bukan sebanyak-banyaknya. Luas itu artinya Anda bergaul di berbagai jenis kalangan, tanpa ada punya prasangka serta batasan apapun. Semua kalangan mempunyai keunikan sendiri. Anda akan menjadi manusia yang lebih terbuka dengan coba menyelami bermacam rupa kalangan ini.

Lalu biasakanlah menjadi pribadi yang sederhana, rendah hati. Percaya diri itu bukanlah berarti Anda mengekspose kehebatan pribadi Anda. Ingatlah akan pepatah yang menuturkan, ”Padi yang makin berisi itu makin merunduk”.

14. Praktekkan Bicara Terus Terang

Dalam setiap kesempatan jadilah sebagai pemecah kekakuan, atau orang pertama yang memberikan komentar. Ketakutan mengeluarkan pendapat banyak dikarenakan oleh kekhawatiran dalam hati. Ketakutan bicara sesuai dengan apa yang ada pada pikiran hanya akan semakin mengubur keberanian mengeluarkan pendapat yang selanjutnya merasa semakin tak memadai. Serta setiap gagal bicara, kepercayaan menjadi makin berkurang. Demikian sebaliknya makin banyak bicara, makin besar menambah kepercayaan diri Anda serta makin mudah untuk bicara terus terang pada saat berikutnya.

15. Belajar Lebih Komunikatif

Berkomunikasi yaitu hal penting yang harus kita lakukan kapanpun serta dimanapun. Banyak langkah berkomunikasi yang dipilih untuk dilakukan masin-masing orang. Salah satunya adalah berkomunikasi lewat cara asertif. Selain itu, komunikasi asertif dipakai sebagai feedback yang efektif. Tujuan langkah berkomunikasi asertif yaitu menerima hubungan tanpa ada penolakan pada diri sendiri maupun terhadap orang lain.

Secara singkat, Anda harus menaburkan aura percaya diri ketika bicara. Karena dari situlah semua hasil akhir akan ditetapkan.

16. Berhenti Mengeluh

Hidup ini sebenarnya indah tetapi kenapa masih begitu sering kita temukan orang yang merasakan hidup ini penuh kesulitan, serta permasalahan, hingga tidak ada lagi keindahan. Rahasianya ternyata terdapat pada ketidakmampuan berpikir positif dalam menanggapi bermacam kejadian serta permasalahan yang menimpa.

Jadi hal yang penting bagi kita untuk selalu menjaga hati supaya bersih serta berpikiran positif ketika melihat orang lain serta diri sendiri. Berhentilah mengeluh serta mulailah menyibukkan diri dengan melihat bermacam kebaikan orang lain serta belajarlah mengakui dengan jujur semua kelebihan yang dimiliki. Sibukkan diri dengan mencari kelebihan yang kita miliki sehingga waktu yang ada juga bermanfaat dengan sebaik-baiknya.

Baca juga: Cara Rahasia Menjaga Tubuh dan Kulit Tetap Awet Muda

LEAVE A REPLY