Danau Betina

www.lombokmarine.com

ASYIK sekali dia menangis,
menangisi tangisnya sendiri

Mata kacanya pecah

Ia bertukar air mata
dengan mata air danau itu

Saat itu kau sedang
mengeringkan matamu
yang seharian kuyup
kehujanan airmatanya

Kau sedang memancing senja

Ada bayangannya,
bayangan senja, dan
bayanganmu
di tabah wajah danau itu

Kau pemancing yang tak mahir
bisa saja kau terpancing
bayanganmu sendiri

Betulkan? Ketika
beriak wajah danau itu
padahal ia tak meminta kau renangi
tiba-tiba saja kau sudah
menggelepar di mata kailmu sendiri

Basah lagi, basah lagi

Senja, seperti biasanya,
selalu lekas, cemas dan rawan

Kelopak matanya segumpal awan

Matanya akuarium,
sinarnya ranum

Kau kini berada di sana
sendiri,
berenang hening,
di bening mata kaca itu.

(Sumber)