Tentang Air

0
www.netralnews.com
www.netralnews.com

Ketika segala meremang, tegak berdiri di bumi,

semak mencakarkan duri, dan benang hijau

menjelujur jauh, petal pun luruh, gugur jatuh,

luruh dan jatuh, yang menjelma jadi sisa satu-satunya bunga.

Air pun menjadi ihwal lainnya.

Air yang tak berarah, tapi jernihnya yang tenang

mengarus menembus seluruh imajinasi warna-warna,

menyerap kearifan yang tegas ada pada batu

dan pada peranan yang ia mainkan

ada yang sangat diinginkan buih. Yang tak pernah terwujudkan.

 

(sumber)

LEAVE A REPLY