Sosok ibu yang dirindukan

0

Seruni.id – Ibu adalah sosok yang sangat istimewa. Tugasnya sebagai ratu rumah tangga dan madrasah pertama bagi anak-anaknya begitu mulia sehingga setiap anak wajib memuliakan ibu 3x lebih banyak ketimbang bapak. Dengan begitu banyaknya tanggung jawab yang diemban, maka sangat wajar bila surga berada di telapak kaki ibu.

Namun, saat ini peran Ibu sudah lebih banyak bergeser. Jika dahulu, para ibu lebih dominan di rumah, mengurus anak dan rumah tangga saja, sekarang banyak para ibu yang turut bekerja membantu suaminya mencari uang, baik itu di luar rumah, maupun bekerja paruh waktu, bahkan bekerja dari rumah karena tuntutan hidup yang membutuhkan banyak biaya dan juga para ibu yang membutuhkan eksistensi diri dan kemandirian secara finansial.

Dengan fenomena yang seperti ini, ada efek yang mucul dalam keluarga dan anak-anak. Ibu-ibu yang dominan bekerja, tidak lagi bisa mengurus anak dan rumah tangga secara 100% dan kadang membutuhkan bantuan asisten rumah tangga.

Nah, ketika anak-anak menjadi lebih banyak waktu bersama asisten atau orang lain yang bukan ibunya sendiri, bagaimanakah kiat agar ibu tetap menjadi sosok yang selalu dirindukan bagi anak-anaknya?

Berikut beberapa tips yang mudah-mudahan bisa para ibu praktikan ya:

  1. Ibu harus bisa memberikan kasih sayang dan rasa aman sehingga anak merasa nyaman bersama kita.
  2. Ibu harus selalu menularkan energi positif pada anak.

Meskipun seringkali anak itu menguji emosi kita, namun kita harus selalu mengucapkan kata-kata yang positif dan mendoakan yang baik-baik, karena lisan ibu adalah keramat dan doanya makbul.

  1. Ibu harus punya skill memasak.

Tidak perlu expert seperti chef, namun minimal ibu punya satu atau dua resep sederhana yang menjadi favorit anak-anak. Hal ini akan membuat anak-anak selalu rindu masakan kita.

  1. Ibu harus punya skill memijat. Belajarlah teknik memijat melalui youtube atau social media lainnya.

Hingga berapa pun usia anak, tetap butuh disentuh dan dipeluk oleh orang tuanya. Menurut penelitian, anak-anak yang biasa dipijat di area punggung, perut, dan tangan, maka dia akan terbiasa bercerita. Ketimbang dia bercerita kepada orang lain, maka akan lebih baik jika si anak bercerita segala hal kepada ibunya sendiri bukan?

  1. Ibu harus lebih banyak mendengar

Kalau kita lihat pada kenyataannya, para ibu lebih sering berbicara atau “ngomel” kepada anaknya, maka mulai sekarang sepertinya kita harus belajar lebih banyak mendengarkan anak-anak kita Moms. Anak yang sering mendapat omelan dari ibunya, pasti akan malas untuk bercerita dengan ibunya. Karena itu berlatihlah terus mendengarkan cerita anak dengan antusias dan berilah respon yang baik kepada mereka.

Wah, ternyata mudah-mudah sulit ya tipsnya, hehe, tapi jika para Mommies berkeyakinan kuat ingin menjadi sosok ibu yang dirindukan, maka sesungguhnya tidak ada sesuatu yang tidak mungkin, bukan? Selamat menjadi sosok yang dirindukan ya Moms, sosok ibu yang penuh cinta dan kasih sayang bagi anak-anaknya.

-Anggraini-

LEAVE A REPLY