Break your Mental Block !

0

Seruni.id – Tahukah Momies, bahwa tanpa kita sadari, ternyata ada beberapa “virus” yang menghambat kesukesan kita dan telah puluhan tahun mengendap dalam diri kita. Apa sajakah virus itu ?

  1. Avoiding Risk : Menghindari resiko

Virus ini mengakibatkan kita takut untuk mengambil keputusan

  1. Inferiority of Complex : Rendah diri

Virus ini mengakibatkan menurunnya kualitas interaksi

  1. Default Minded : Berlindung pada kesuksesan masa lalu

Virus ini mengakibatkan menurunnya kekuatan motivasi

  1. Saturated Point : Titik jenuh

Virus ini mengakibatkan menurunnya komitmen kita

Bila Momies masih bingung, maka di bawah ini ada beberapa tanda-tanda orang yang mengidap virus di atas:

  1. Berpikir emosional
  2. Cenderung memvonis
  3. Berpikir pendek
  4. Berorientasi pada hasil, bukan pada proses
  5. Harus dimotivasi pihak luar
  6. Tidak berani mengambil resiko, takut gagal atau rugi
  7. Bosan dengan rutinitas yang ada, jenuh, malas, dan lainnya

Sementara itu, ada beberapa syndrome yang kadangkala masih tersimpan di benak kita apabila kita gagal di masa sekarang, yakni:

  1. I Have done hundreds of SUCCESS 

    Saya telah melakukan seratus buah kesuksesan, sehingga merasa wajar apabila ada satu kegagalan

  2. People never REJECT ME 

    Orang tidak pernah menolak saya, padahal dalam hidup itu selalu ada pro dan kontra

  3. Environment always DELIVER 1st CLASS 

    Lingkungan selalu menempatkan / memberi saya fasilitas kelas pertama, meskipun sekarang saya sudah “pensiun”, misalnya : mantan pejabat, mantan jenderal (Purnawirawan)

  4. I always be in WINNING TEAM 

    Saya selalu berada pada tim yang menang, sehingga apabila kalah, maka ada pihak lain yang disalahkan.

  5. God never give me BAD FORTUNE 

    Tuhan tidak pernah memberikan saya kesengsaraan, selalu memberikan keberuntungan, sehingga apabila seseorang mendapat kesialan atau musibah, maka dia merasa bahwa itu adalah kesalahan Tuhan

 

Jadi, untuk mencapai kesuksesan itu, kita harus terlebih dahulu mengubah paradigma (cara berpikir) kita selama ini dengan menanamkan kekuatan keyakinan kita. Kita harus yakin, bahwa kita bisa dan kita harus yakin bahwa kita akan sukses.

Anggraini-

Resume One Day Training bersama Reza Syarief

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.