7 Cara Mengatur Keuangan Setelah Menikah

0
futuready.com

Seruni.id – Menikah adalah salah satu tahapan dalam kehidupan yang akan dilewati oleh sebagian besar manusia. Tentunya banyak hal yang akan berubah ketika seseorang memasuki fase tersebut, termasuk perubahan dalam hal merencanakan keuangan dan mengatur keuangan. Apa saja yang harus diperhatikan saat merencanakan keuangan dan mengatur keuangan setelah menikah?

Image result for mengatur keuangan setelah menikah
thebridedept.com

1. Jangan Ada Dusta, Melainkan Keterbukaan

Hal pertama yang harus Anda ingat pada saat mengatur keuangan setelah menikah adalah jangan ada dusta, semuanya harus jelas dan terbuka. Mau pernikahan Anda pisah harta atau tidak pisah harta, tetap komunikasi mengenai keuangan dengan pasangan harus dijaga. Jangan sampai timbul kecurigaan dan berujung pada keributan rumah tangga.

2. Terbuka Mengenai Hutang

Kita harus terbuka pada pasangan mengenai hutang yang kita miliki. Lebih baik lagi, keterbukaan dimulai bahkan sebelum hari pernikahan berlangsung. Dengan demikian Anda dapat memutuskan bagaimana Anda berdua akan melunasi pinjaman tersebut

3. Mulai Memiliki Tabungan

Cara mengatur keuangan setelah menikah selanjutnya kamu dan pasangan harus memiliki tabungan, karena tabungan merupakan hal yang wajib kamu miliki. Diawal pernikahan memang sulit, tapi tetap tabungan adalah sesuatu yang harus kita prioritaskan.

Baca Juga: Jangan Investasi Dolar Sebelum Baca Tips Berikut

4. Cari Tahu Ke Mana Uang Anda Habis

Kita perlu melacak pengeluaran keluarga. Lebih mudah untuk melakukan evaluasi dan mencapai tujuan keuangan bila kita mengerti dengan saksama kemana saja uang dihabiskan dan bagaimana pola pengeluaran.

5. Kesepakatan Tentang Pengeluaran Keluarga

Seperti layaknya lajang, Anda berdua pasti telah mendapatkan dan menghabiskan uang selama bertahun-tahun tanpa berkonsultasi pada siapa pun. Setelah menikah, kita harus berdiskusi dengan pasangan soal pendekatan dan kebiasaan Anda untuk menangani uang. Apakah satu orang pemboros dan satu lagi hemat?

Buatlah aturan untuk menangani perbedaan, mungkin menetapkan batas pengeluaran bulanan untuk setiap orang atau menjanjikan untuk menyimpan sejumlah tertentu setiap bulan untuk mencapai suatu tujuan bersama.

6. Menyiapkan Proteksi

Apakah Anda sudah memiliki proteksi atau asuransi? Setidaknya asuransi kesehatan dan asuransi jiwa? Jika Anda sudah memiliki keluarga dan tanggungan Anda wajib memiliki asuransi jiwa. Biasanya pasangan baru masih memiliki banyak tanggungan, jadi belilah asuransi jiwa yang tradisional.

Proteksi yang harus dimiliki adalah asuransi jiwa dan kesehatan, terlebih asuransi kesehatan untuk istri. Paling tidak tahun depan atau 2 tahun lagi istri akan melahirkan bukan? Proses kelahiran pastinya membutuhkan biaya yang cukup besar dan risikonya juga besar.

7. Prioritaskan Pembelian

Bagian dari menikah berarti bersama-sama memutuskan bagaimana membelanjakan uang. Buatlah daftar pembelian yang akan datang biaya sekolah anak, rumah, mobil, furnitur ruangan, hiburan dan sebagainya.

Semoga beberapa cara mengatur keuangan setelah menikah di atas bisa bermanfaat.

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.