Kenali Gejala dan Cara Menangani TBC

0

Seruni.Id Tuberkolosis atau yang biasa kita sebut dengan TB merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, yang dapat menyerang berbagai organ terutama paru. Bakteri ini dapat bertahan dalam udara bebas selama 1 – 2 jam (tergantung dari ada atau tidaknya paparan matahari, kelembapan dan ventilasi) sehingga orang lebih rentan tertular. Penyakit TBC menular ketika pengidap TB mengeluarkan dahak atau cairan liur dari mulutnya yang berisi kuman M. tuberculosis ke udara — misalnya saat batuk, bersin, berbicara, bernyanyi, atau bahkan tertawa — dan kemudian dihirup oleh orang lain.

Menurut WHO, setiap detik ada satu orang yang terinfeksi tuberkulosis di dunia. Sepertiga penduduk dunia telah terinfeksi kuman tuberkulosis. Sekitar 33% dari total kasus penyakit TBC di dunia ditemukan di negara-negara Asia. Saat ini, TB menjadi infeksi penyebab kematian nomor satu di Indonesia.

Orang-orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah biasanya cenderung lebih mudah terinfeksi. Seperti Lansia, orang dengan HIV atau AIDS penderita kanker, diabetes, ginjal, dan penyakit autoimun lainnya berisiko lebih tinggi untuk terinfeksi TBC karena sistem imunnya tidak mampu melawan pertumbuhan bakteri.

Gejala TB ini adalah Demam, batuk/batuk berdarah, sesak napas, keringat malam dan penurunan berat badan yang drastis. Apabila terdapat gejala tersebut maka tahap selanjutnya adalah melakukan pemeriksaan dokter seperti pemeriksaan darah, pemeriksaan dahak, tes tuberculin dan pemeriksaan radiologi.

Pengobatan TB menggunakan kombinasi antibiotik yang terdiri dari 2 fase dan biasanya berlangsung selama 6-9 bulan. Evaluasi pengobatan TB terdiri atas evaluasi klinik, bakteriologik, radiologik, dan efek samping obat, serta evaluasi keteraturan berobat.

Pasien dinyatakan sembuh tidaknya dari TB di akhir masa pengobatan oleh dokter yang menangani. Setelah dinyatakan sembuh pasien tetap dievaluasi untuk kekambuhannya selama minimal 2 tahun.

 

-dari berbagai sumber-

 

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.