Stop Membandingkan Diri dengan Orang Lain

0
Stop membandingkan

Seruni.id – Mau hidup bahagia? Mulai dari sekarang stop membandingkan diri sendiri dengan orang lain.

Penting diketahui, membandingkan diri sendiri dengan orang lain adalah cara tercepat untuk membuat kebahagiaan hilang dari hidup loh. Tidak percaya? Buktikan deh.

Ketika kita iri dengan orang lain, ketika kita menginginkan apa yang orang lain punya dan tidak kita miliki, disitulah rasa sedih dan kepahitan muncul. Membandingkan diri dengan orang lain sama saja seperti menyakiti diri sendiri, bisa juga dikatakan sebagai it’s a never ending war and you can’t win. So, stop membandingan diri Anda dengan orang lain.

Wajar dan boleh saja melihat orang lain untuk dijadikan sebagai inspirasi, panutan, motivasi, dll, tapi jangan pernah membanding-bandingkan hidup Anda dengan mereka karena sampai kapanpun Anda tidak akan merasa tenang dan menang. Setiap orang punya latar belakang dan cerita hidup yang berbeda-beda. Bahkan setiap orang diuji dalam hidup dengan ujian yang berbeda-beda. Jadi, stop membandingkan masalah Anda dengan masalah orang lain karena tidak akan pernah ketemu.

Pada akhirnya kita hanya perlu fokus menjadi versi yang terbaik dari diri sendiri. Jangan lupa juga untuk mensyukuri segala keadaan yang sudah terjadi pada diri kita. Terus bergerak maju, jangan berhenti, dan jalani hidup semaksimal mungkin dengan apapun yang sudah kita miliki.

Stop membandingkan diri Anda sekarang dengan mereka yang sudah sukses, don’t compare your beginnings to someone else’s middle, don’t compare your chapter one to somebody else’s chapter 50. Stop membandingkan hasil karena lebih penting melihat proses yang ada dan menikmati proses hidup kita sendiri.

Setiap detik waktu yang dihabiskan untuk memikirkan apa yang orang lain miliki sama dengan detik yang dihabiskan untuk kesempatan menciptakan sesuatu untuk diri sendiri. Setiap detik yang dihabiskan untuk iri dengan kehidupan orang lain sama dengan detik yang dihabiskan untuk menjalani kehidupan sendiri.

Perlu dipahami bahwa menjadi orang sukses bukan soal apa yang telah Anda raih/miliki, bukan soal hasil/angka, melainkan tentang apa saja yang telah Anda lewati, rintangan apa yang telah Anda hadapi dan bagaimana Anda mengatasinya.

Ukirlah cerita hidup kita sendiri dan mencintai proses hidup diri sendiri apapun keadaannya adalah hal terbaik dan paling berani yang bisa kita lakukan saat ini. Apapun kelemahan Anda, apapun kekurangan Anda, bagaimanapun buruknya situasi Anda, kemauan dan keberanian untuk terus maju dan moving forward adalah yang paling penting dalam hidup Anda. So, jadi berhentilah membandingkan diri Anda sendiri dengan orang lain.

Tenang saja, tidak diharuskan menjadi orang super sukses memiliki harta melimpah, atau menjadi orang populer yang disukai banyak orang. Anda hanya perlu bersyukur dengan keadaan Anda sekarang, menjalani hidup ini sebaik mungkin dengan apapun yang Anda miliki, dan membuat hidup Anda menjadi lebih baik lagi, dan ingat tidak ada yang mewajibkan Anda untuk sukses, Anda hanya perlu mencoba dan mencoba.

Baca juga: Bolehkah Seorang Istri Mendiamkan Suaminya?

Berikut adalah beberapa cara simpel yang bisa Anda lakukan untuk berhenti membandingkan diri Anda dengan orang lain:

1. Hidup Memang Tidak Sama

Kita selalu merasa sedih/depresi ketika membandingkan hidup dengan seseorang yang diberi lebih banyak kemudahan dalam hidupnya, setiap orang punya keberuntungannya sendiri-sendiri. Kadang orang bisa lebih beruntung, kadang mereka bisa lebih sial, apapun yang Anda pikirkan memang begitulah hidup.

2. Akan Selalu Ada Orang yang Lebih Baik, Lebih Kaya, Lebih Sukses, Lebih Rupawan, Lebih Populer, dan Lebih Segalanya dari Anda

Benar istilah di atas langit akan selalu ada langit yang lebih tinggi. Membandingkan kualitas hidup adalah salah satu permainan pikiran yang tidak akan pernah ada habisnya dan kabar buruknya Anda akan selalu kalah. Stop bersikap sombong juga dengan merasa diri lebih baik, lebih kaya, lebih sukses, atau lebih-lebih lainnya.

3. Berhentilah Sejenak untuk Mengosongkan Pikiran dan Fokus pada Nikmat yang Telah Diberikan dalam Hidup Anda

Terkadang kita lupa menikmati “kesuksesan” yang sudah ada dalam hidup kita karena terlalu fokus iri dengan kehidupan orang lain. Pikirkan betapa beruntungnya Anda telah memiliki apa yang Anda punya sekarang, syukuri hidup Anda.

4. Fokuslah pada Kekuatan Anda

Daripada waktu Anda terus-terusan meratapi kekurangan, jauh lebih baik gunakan kelebihan yang sudah ada dan maksimalkan bakat yang telah dikaruniai dalam hidup Anda. Setiap orang punya pandangan sukses yang berbeda-beda.

Namun, semua orang sukses memiliki pendekatan yang sama yaitu daripada melihat kekurangan (weakness) sebagai sesuatu yang harus diperbaiki, mereka lebih fokus pada kekuatan (strenght) yang sudah ada dalam menghadapi berbagai masalah.

5. Terimalah Kekurangan dan Kegagalan

Tidak ada yang sempurna di dunia ini. Jika Anda pasti memiliki cacat dalam hal tertentu, hal tersebut bukan sesuatu yang perlu ditangisi. Semua orang juga memiliki cacatnya sendiri-sendiri, kita bisa berusaha untuk terus menjadi lebih baik tapi sadarilah bahwa kita tidak akan pernah bisa sempurna 100%. Oleh karena itu terimalah bahwa kesempurnaan yang sejati adalah saat kita bisa menerima diri kita seutuhnya dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

6. Fokus pada Proses

Jangan melihat hasil sebagai patokan kesuksesan dan tolak ukur, karena perjalanan dan proseslah yang sebenarnya lebih penting. Setiap orang sedang dalam perjalanan mencari sesuatu atau menjadi sesuatu. Perlu diingat dan dipahami, perjalanan ini tidak ada hubungannya dengan pencapaian/hasil yang telah dimiliki orang lain. Adapun yang perlu Anda khawatirkan adalah apa yang ingin Anda lakukan sekarang dan kemana Anda ingin pergi (tujuan).

7. You are Enough

Tidak peduli seberapa banyak uang yang Anda hasilkan, seberapa banyak rumah/mobil yang Anda beli, semua tidak akan pernah cukup kalau Anda sendiri tidak pernah merasa cukup. Yang Anda perlukan hanya menyadari bahwa Anda sebenarnya telah tercukupi. Kalau Anda masih punya tempat tinggal, dan bisa makan setiap hari, bukankah itu artinya Anda sudah cukup?

Anda sudah diberkati dan diberi banyak kemudahan dalam hidup ini, jadi stop membandingkan hidup Anda dengan orang lain. Stop comparing, start loving yourself.

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.